Xperia J Unggulkan Snapdragon

MALANG - Setelah merilis Xperia T, Sony kembali meluncurkan produk Android anyar yang stylish dan elegan bernama Xperia J. Konsep desain yang ditawarkan seri J ini cukup menarik, yaitu bodi melengkung khas seri-seri Xperia sebelumnya. Selain tampak unik, desain ini diklaim mampu memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna yang menggenggamnya.
Dengan harga kisaran Rp 2,5 jutaan, Xperia J kini menjadi salah satu gadget Sony yang paling diburu. Selain karena desain yang menggoda, smartphone modis ini juga menawarkan fitur yang tak kalah mumpuni.
“Sony Xperia J cukup banyak dicari. Selain karena modelnya bagus dan fiturnya komplet, juga harganya terjangkau,” ujar Uut Mashuda, promotor Sony Malang Plaza.
Yang membuat Xperia J cukup tangguh tak lain adalah chipset Qualcomm Snapdragon MSM7227A A1 yang ditanamkan di dalamnya. Belum lagi keberadaan prosesor 1GHz single-core serta GPU Adreno 200. Sektor layarnya mengadopsi LCD berukuran 4 inci berteknologi gorilla glass.
Resolusinya sudah FWVGA (480 x 854 piksel). Adapun memori RAM nya sebesar 512 MB, memori storage internal 4GB (650 MB firmware, 1.3 GB memori fisik, 766 MB memori telepon dan 2GB untuk media), ditambah lagi dukungan kartu memoi microSD sudah dibawanya.
Xperia J dipersenjatai piranti pengabdi gambar berkekuatan 5 MP, yang bisa merekam video berdimensi VGA. Ponsel ini pun sudah disokong kamera depan VGA. “Urusan kamera tidak perlu diragukan. Kamera utamanya sudah 5 MP, belum lagi kamera depan VGA yang membuat Xperia J makin komplet,” lanjut Uut kepada Malang Post.
Baterai gadget yang satu ini diklaim tangguh karena kapasitas 1750 mAh yang ada diyakini bisa membuat Xperia J tahan diajak bicara selama lima jam 36 menit di network GSM. Ada empat varian warna Xperia J, mulai dari hitam, keemasan (gold), pink dan putih. Semua coraknya tampak elegan dan menggoda.
Bisa disimpulkan, smartphone Sony ini memiliki keunggulan sistem operasi berbasis Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Ditunjang layar 4 inci dengan teknologi BRAVIA Engine yang bisa menampilkan gambar lebih jernih dan bagus. Kemudian sudah dilengkapi dua kamera di depan dan belakang.
Namun kelemahannya adalah masih menggunakan GPU Adreno 200, di saat beberapa pesaing sudah menggunakan Adreno 205. Lantas CPU nya juga masih single core. Meski memiliki kamera utama 5 MP, namun kualitas rekam videonya masih VGA. (tom/fia)