Pamor Galaxy S III Masih Mencorong

MALANG - Meski Samsung telah merilis Galaxy Note II, nyatanya pamor Galaxy S III belum memudar. Smartphone yang mulai diluncurkan sejak Juni lalu itu masih cukup memikat pecinta gadget keluaran pabrikan Korea tersebut. Apa yang membuatnya bisa menyalip Galaxy Note yang notabene lebih dulu hadir di Indonesia?
Pecinta gadget Android di Malang jelas tak asing lagi dengan Galaxy Note maupun Galaxy S III. Keduanya menjadi perangkat hybrid smartphone tablet yang sangat populer setahun belakangan. Harganya pun relatif bersaing. “Sekarang Galaxy Note sudah di bawah Rp 6 Jutaan, sedangkan Galaxy S III masih Rp 6,524 Juta. Masih banyak yang mencari S III,” ungkap Marta Tyas Putri, sales division Oke Shop Malang.
Samsung Galaxy S III merupakan penerus kesuksesan Galaxy S II, sementara Galaxy Note merupakan jembatan antara seru smartphone Galaxy dan tablet Galaxy Tab. Keduanya sama-sama hadir dengan layar raksasa, Galaxy S III memiliki layar sentuh berukuran 4.8 inci dengan resolusi 720 x 1280 piksel (306ppi). Sedangkan Galaxy Note berlayar sentuh ukuran 5.3 inci dengan resolusi 800 x 1280 piksel (285ppi).
“Layar keduanya sama-sama dilapisi Corning Gorilla Glass 2. Hanya saja S III terlihat lebih ringkas karena ukurannya lebih kecil,” lanjutnya kepada Malang Post.
S III memuat versi terbaru Android 4.0. Notifikasi yang dapat ditarik kebawah dan penataan layar yang dapat disesuaikan dengan jumlah fitur widget menjadi fitur standar Ice Cream Sandwich. Bar aplikasi utama pada bagian bawah ini memuat lima aplikasi, serupa dengan Samsung Galaxy Note. Samsung Galaxy S III ditenagai dengan prosessor quad core 1.4GHz, sedangkan Galaxy Note ditenagai dengan prosessor dual core 1.4GHz. Keduanya memiliki RAM sebesar 1GB.
Kapasitas media penyimpanan Samsung Galaxy S III lebih besar karena adanya dukungan slot microSD up to 64GB. Hanya saja, Samsung Galaxy Note memiliki baterai dengan kapasitas yang lebih besar yakni 2500mAh. “Kapasitas baterai S III hanya 2100 mAh. Tapi bisa lebih hemat,” papar Marta.
Yang membuat Galaxy S III lebil hemat dibanding ponsel Android lain karena adanya fitur inovatif yaitu Smart Stay yang menggunakan kamera depan untuk melacak pandangan mata pengguna. Peredupan layar terjadi seketika saat penggunanya berpaling. Cahaya tetap terjaga terangnya ketika pandangan pengguna terkunci menatap layar, seperti saat membaca e-book. (tom/eno)