Gengsi Bellagio Terus Terjaga

MALANG- Blackberry Bold 9790 (Bellagio) dan Bold 9900 (Dakota) menjadi jagoan Research in Motion (RIM) saat ini. Keduanya digolongkan smartphone kelas atas karena secara fitur maupun harga, jauh lebih tinggi dibandingkan varian BlackBerry lain, seperti BB Curve 9220 (Davis) dan BB Curve 9320 (Armstrong).
Meski begitu, gengsi Bellagio yang dilego lebih murah sekitar sejuta rupiah dibanding Dakota tetap tinggi. Pengguna smartphone seolah tak melihat Bellagio yang berharga Rp 4 jutaan kalah spek daripada Dakota yang saat ini dibanderol Rp 5,4 juta. Segi tampilan dan kemampuan BB yang akrab disebut Onyx III itu memang terkesan mewah.
Antara BlackBerry Bellagio dan Dakota memiliki kesamaan, yakni menggunakan layar QWERTY dan juga layar sentuh yang dapat digunakan secara bersamaan. Namun jika dilihat dari fisiknya, kedua smartphone ini jelas berbeda. “Bellagio terlihat lebih stylish dan kecil dibandingkan Dakota yang terlihat kokoh dan besar,” ujar Iven Agatha, promotor BlackBerry Malang.
Bellagio memiliki ketebalan 11,4 mm, jauh di bawah pendahulunya Blackberry Onyx II (Bold 9780) atau Onyx I (Bold 9700). Beratnya pun hanya 107 gram, lebih ringan dari Onyx I (136 gram) dan Onyx II (122 gram). “Jika ditaruh di saku, tidak akan kelihatan seperti sedang mengantongi ponsel. Bahkan saat digenggam, ponsel terasa ringan,” bebernya kepada Malang Post.
Perbedaan juga ada pada sisi prosesornya. Dakota menggunakan prosesor bertenaga 1,2Ghz, sedangkan Bellagio menggunakan prosesor bertenaga 1Ghz. Namun secara keseluruhan Dakota dan Bellagio menawarkan fitur yang hampir serupa, seperti kamera 5MP yang dilengkapi flash serta OS BlackBerry 7.
“Dakota dan Bellagio juga menggunakan OS BlackBerry 7 yang menghadirkan pengalaman browsing lebih cepat, serta HTML 5 yang menawarkan pengalaman permaianan dan video yang lebih mengagumkan. Jadi, tak mengherankan bila banyak yang percaya diri menggunakan Bellagio karena walaupun speknya masih lebih unggul Dakota, tapi soal kemampuan Bellagio tidak tertinggal,” tambah dara 21 tahun itu.
Selain itu keduanya sudah mendukung realitas tertambah (augmented reality) dan NFC (Near Field Communications) yang menjadikan pengguna dapat berhubungan dengan dunia sekitar melalui cara yang lebih menarik dan segar. (tom/nda)