Jurus Eksis dengan Kamera Ponsel

Rupa-rupa Ponsel
Meskipun berlabel megapixel tinggi, kamera ponsel tetap saja sulit dibandingkan dengan kamera DSLR atau poket sekalipun.
Nah, meski demikian, bukan berarti kamera ponsel tak bisa dioptimalkan. Ada trik-trik tertentu untuk membuat hasil jepretan via perangkat genggam menjadi lebih baik.
Fotografer Gabriel Ulung Wicaksono coba berbagi tips bagi singkat agar penggunaan kamera gadget jadi lebih maksimal. Berikut di antaranya:
1.    Perhatikan lensa kamera
Menurut Gabriel, banyak pengguna yang jarang memperhatikan lensa kamera yang berada di bagian belakang ponsel. Terlebih, gadget tersebut sering diletakkan sembarang, termasuk sering masuk kantong.
Padahal akibatnya, penempatan yang sembarang itu bisa membuat lensa kamera kotor. Selanjutnya bisa ditebak, ini akan berpengaruh terhadap hasil gambar yang kurang optimal.
Oleh karena itu, sebelum memotret, perhatikan lensa kamera pada smartphone Anda yang harus dalam keadaan bersih dahulu.
2.    Cahaya ruang
Kamera smartphone tidak memiliki fitur untuk mendukung suasana memotret dalam kondisi pencahayaan minim. Sehingga Gabriel menyarankan agar pengguna smartphone memperhatikan kondisi pencahayaan sebelum meringkus gambar.
Bila perlu aktifkan selalu flash yang kerap dimiliki sejumlah ponsel. Ini akan membantu untuk menangkap gambar agar tidak ngeblur alias kabur.
3.    Setting kualitas high
Pengguna memang bisa memilih kualitas foto yang dihasilkan di ponsel mereka. Hal ini tentu berpengaruh terhadap besarnya file dari foto yang akan dihasilkan nantinya.
Namun bagi skala ponsel, Gabriel menyarankan sebaiknya pengguna memilih setting kualitas foto yang paling tinggi. Sebab ini akan berpengaruh terhadap kualitas foto yang akan diringkus.
Jika file makin besar tentu akan membantu ketika foto itu bakal diedit nantinya. Sebaliknya, jika file foto kecil jadi gampang pecah saat diutak-atik.
4.    Jarak pengambilan foto
Untuk kamera poket biasanya jarak maksimal untuk menghasil foto dengan kualitas baik adalah tiga meter. Namun untuk kamera ponsel, dengan melihat keterbatasan yang ada, sebaiknya harus lebih dekat lagi, sekitar satu  meter.
Jika terlalu jauh, gambar yang dihasilkan biasanya tidak akan fokus. Apalagi jika ditambah dengan kondisi cahaya minim.
Selain itu, Gabriel menyarankan para pengguna smartphone lebih menggunakan posisi memotret horisontal (landscape) ketimbang menggunakan posisi vertikal (potrait). Dengan begitu, suasana sekitar akan lebih mantap ditangkap.
5.    Komposisi 1/3 dan 2/3
Acuan 1/3 dan 2/3 mungkin sudah familiar bagi penggiat fotografi. Nah, acuan ini sejatinya juga bisa dipakai oleh fotografer gadget based.
Maksudnya adalah, misalkan Anda ingin mengabadikan pemandangan langit biru yang indah, maka komposisi 2/3 diberikan ke landscape langit tersebut sebagai obyek utama. Sementara sisanya -- 1/3 -- komposisinya diberikan kepada scene lain, seperti daratan di bawah langit tersebut.
6.    Aplikasi instan
Bagi pengguna smartphone dan suka foto-foto, rasanya tak lengkap jika belum mengoptimalkan berbagai aplikasi instant yang menjamur di app market. Berbagai platform memiliki aplikasi edit foto instant andalan.
Beberapa yang populer di antaranya adalah Instagram, Snapseed, Hipstamatic, Adobe PS Express, dan lainnya. Tinggal pilih mana yang Anda sukai. (dtc/nda)