Tetap Layak Diperhitungkan

PlayBook
MALANG- Di tengah gencarnya pemberitaan kemunculan Blackberry 10 pada Januari 2013 mendatang, masyarakat seakan lupa dengan produk besutan Research in Motion yang tak kalah mumpuninya, PlayBook. Ya, meski sudah cukup lama diedarkan, tablet 7 inch ini sebenarnya tetap layak diperhitungkan. Lantas apa yang membuat gadget seharga Rp 2,4 juta ini layak diperhitungkan di antara sederet tablet keluaran vendor ternama lainnya?
BlackBerry PlayBook mempunyai ukuran yang cukup kompak dan ringan. Dengan berat hanya 425 gram, terhitung cukup ringan biarpun masih kalah ringan dibanding Galaxy Tab 7 inci. Dengan tebal hanya 10 mm, memang tablet ini terlihat sangat tipis. Layar selebar 7 inci dikelilingi oleh bezel yang sensitif terhadap sentuhan, mengingat di bagian depan ini sama sekali tidak ada tombol.
“Layarnya beresolusi tinggi (1024×600 piksel) dengan kejernihan layar yang sangat bagus, dan enak dilihat, apalagi saat memutar file video HD sangat jernih,” terang Promotor BlackBerry Malang, Iven Agatha.
Untuk menjaga BlackBerry PlayBook berjalan lancar, RIM memutuskan untuk menggunakan prosesor dual-core 1GHz TI OMAP ARM Cortex-A9, dan didukung dengan internal memori 1GB RAM. Bisa dikatakan, Tablet BlackBerry adalah perangkat yang cepat.
”Ada beberapa pilihan media penyimpanan internal BlackBerry PlayBook, ada 16GB, 32GB, dan 64GB. ‘BB Playbook sudah ditunjang OS 7. Jadi tak mengejutkan bila cukup cepat,” lanjutnya kepada Malang Post.
Playbook berjalan pada BlackBerry Tablet OS dengan nama QNX. QNX dikembangkan oleh sebuah perusahaan terkenal untuk software-software handal. BlackBerry Tablet OS akan memungkinkan pengguna untuk memiliki penanganan file multimedia dan video lebih cepat, kualitas grafis yang besar, dan tidak ada lag sama sekali.
Tentu saja, BlackBerry OS juga dibangun untuk mendukung email dan Server BlackBerry Enterprise. Setelah menggunakan BlackBerry Tablet OS, RIM membuat tablet yang kuat untuk pasar bisnis dan juga menyenangkan untuk pasar umum. “Karena ditargetkan untuk pasar bisnis, maka tablet ini memiliki keyboard virtual yang bisa diandalkan,” papar Iven lebih jauh.
Tablet lain banyak yang menggunakan kamera 3 megapiksel di bagian belakang, dan kamera 1,2-2 megapiksel standar untuk video chat. Namun, Tablet BlackBerry PlayBook telah menggunakan kamera 5 megapiksel di bagian belakang dan kamera 3 megapiksel video chat. Satu hal lagi, tidak seperti tablet besar 10 inchi; kamera tablet 7 inci ini dapat digunakan dengan mudah, dan juga dapat menghasilkan gambar yang besar dan merekam video.
Di dalamnya juga sudah ditanamkan BlackBerry Bridge, yaitu aplikasi untuk melakukan koneksi antara ponsel BlackBerry dengan BlackBerry PlayBook dengan menggunakan Bluetooth supaya pengguna bisa mengakses Messages, Contacts, Browser, Calendar, MemoPad, Tasks dan File yang ada di ponsel BlackBerry.
“Jadi secara kasarnya, ponsel BlackBerry tidak hanya berfungsi sebagai modem, namun juga sebagai alat bantu dalam memaksimalkan kinerja BlackBerry PlayBook yang memang tidak dilengkapi dengan jaringan seluler,” urai gadis 20 tahun ini. (tom/nda)