Lebih Seksi, Galaxy Y Favorit

Samsung
MALANG- Dirilis dalam rentang waktu berdekatan, Samsung Galaxy Young (Y) dan Samsung Galaxy Pocket langsung menggebrak pasar karena harga yang ramah di kantong. Kehadiran keduanya ibarat mematahkan anggapan bahwa ponsel Android identik dengan harga mahal, apalagi bila diusung brand ternama macam Samsung. Menariknya, meski memiliki banyak kesamaan, namun Galaxy Y lebih diminati daripada saudara kandungnya.
Secara bentuk dan konsep yang diusung, kedua ponsel ini mengusung konsep yang sama yakni full touchscreen. Walaupun ukuran layarnya lebih lebar, ternyata bodi Galaxy Y lebih tipis (11.5mm) dibanding Galaxy Pocket (12mm). Bentang layar 3.0 inci yang dimiliki Young sedikit lebih lebar dibanding Pocket yang hanya menyediakan space 2.8 saja untuk layarnya. “Kalau dilihat desain Young tampak lebih seksi dibandingkan Pocket. Bisa jadi itu menjadi daya tariknya,” ujar Retno Lukita, Promotor Samsung Malang.
Berbekal memori internal 3 GB, Galaxy Pocket sebenarnya lebih unggul dibandingkan Galaxy Y yang menyediakan space internal 180 MB-an saja. Namun hal ini tidak terlalu berpengaruh sebab dengan adanya slot memori eksternal, memori Galaxy Y bisa ditambah  sampai 32 GB sehingga tak perlu risau soal storage data-data penting.
Untuk berselancar ke dunia maya, keduanya nyaris tidak ada perbedaan berarti dan didukung konektivitas terlengkap saat ini. Mulai dari GPRS, 3G, HSDPA hingga Wi-Fi. Keduanya juga dilengkapi fitur Bluetooth v3.0 dan kabel data microUSB untuk koneksi dengan perangkat lain, semisal ponsel ataupun PC. “Urusan memori, konektivitas hingga internet tak diragukan lagi. Sudah cukup komplet,” tukas Retno.
Dalam hal perekam gambar, baik Galaxy Y maupun Galaxy Pocket dilengkapi dengan fitur yang sama. Kamera 2MP + perekam video QVGA saja tanpa ditemani dengan fitur pendukung lain semisal autofokus dan lampu flash. Sehingga, jangan berharap lebih soal hasil foto maupun videonya karena fitur ini pun sangat minim alias seadanya saja.
Hadir dengan OS Android versi 2.3 Gingerbread, kedunya hampir tak ada perbedaan yang berarti. Begitu pula prosesor yang dibawanya, single core dengan kecepatan 832MHz untuk Galaxy Pocket dan 830MHz untuk Galaxy Y. “Meskipun begitu, kinerja keduanya tak beda jauh,” bebernya kepada Malang Post.
Fitur-fitur pendukung lain yang dimiliki kedua ponsel juga tak beda jauh, ada document viewer, image-video editor, pemutar musik/video sampai fitur GPS/A-GPS ada di kedua ponsel ini. Disokong oleh tenaga baterai 1200 mAh, ternyata Galaxy Y sedikit lebih awet dibanding Pocket. Hal itu juga berlaku untuk waktu bicaranya juga. (tom/nda)