3.000 Sekolah Segera Nikmati Internet Gratis

MALANG – Tak lama lagi, sekolah-sekolah di Malang akan menikmati internet gratis. Tak tanggung-tanggung, akses internet cuma-cuma di lingkungan sekolah tersebut berkecepatan tinggi, antara 1 Mbps hingga 10 Mbps.
Layanan internet gratis ini merupakan program Indonesia Digital School (IndiSchool) WiFi yang dihadirkan oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom). Di Malang, Telkom membidik sekitar 3.000 sekolah pada program ini.
Menurut Manager Divisi Business Service V Telkom Area malang, Moh Anwar, program IndiSchool WiFi merupakan bagian dari produk Indonesia WiFi yang dirilis beberapa waktu lalu. Pada program ini, Telkom menyediakan akses internet di sekolah-sekolah yang dapat digunakan untuk para siswa, guru maupun wali murid.
“Untuk area Malang, saat ini persiapan sudah kami lakukan. Di antaranya, penandatangan nota kesepahaman dengan para kepala dinas pendidikan, dilanjutkan dengan menyasar sekolah-sekolah untuk memulai pelaksanaannya. Secara nasional, WiFi gratis ini akan disebar ke 100 ribu sekolah. Malang kebagian sekitar 3.000 sekolah,” ujar Anwar pada Malang Post.
Sebagai permulaan, sekolah yang dibidik tingkat SMP dan SMA, termasuk pesantren. Pertimbangannya karena di tingkat ini kebutuhan akan internet paling tinggi. Sedangkan untuk sekolah tingkat dasar, akan menyusul kemudian.
Bapak dua anak ini melanjutkan, pihak sekolah akan mendapatkan beragam fasilitas dalam program ini. Selain kemudahan mendapatkan akses internet berkecepatan tinggi, seluruh perlengkapan perangkat WiFi disediakan oleh Telkom, termasuk pemasangannya. Sekolah juga tidak dibebani biaya karena akses internetnya cuma-cuma. Yang tak kalah pentingnya, akses internet IndiSchool WiFi dijamin bersih, sehat dan aman bagi peserta didik.
Akses internet gratis ini dapat dinikmati dengan mendaftar melalui SMS dengan menggunakan kartu Flexi atau Telkomsel dengan mengetik INDI<spasi>FREE lalu mengirimkan pada 2323. Pendaftaran ini dilakukan untuk mendapatkan user ID dan password yang digunakan sebagai kunci membuka akses internet.
“Setelah menerima kunci, user bisa menikmati layanan internet gratis di sekolah selama 30 menit. Jika ingin waktu yang lebih panjang, user bisa menggunakan layanan berbayar, yakni Rp 1.000 untuk satu hari, Rp 20 Ribu untuk satu bulan, Rp 100 Ribu untuk enam bulan dan Rp 200 Ribu untuk satu tahun,” sambung pria asal Lamongan ini.
Setelah memberikan perangkat WiFi secara gratis untuk sekolah, Telkom akan terus melakukan maintenance. Hal ini dimaksudkan agar akses internet di sekolah tidak terkendala. Bahkan jika trafik di sekolah tersebut sangat tinggi, Telkom akan memberikan tambahan perangkat sehingga akses internet tetap kencang.(nda/eno)