Kejar Penjualan Rp 22 Juta dari IBC

MALANG – Ekspansi operator seluler Axis untuk memperkuat jaringan di dalam pusat perbelanjaan diikuti dengan perolehan omzet nyata dari promo In Bulding Coverage (IBC) yang berlangsung sejak akhir November hingga saat ini di lima titik mall di Kota Malang.
Dalam kegiatan yang berlangsung rata-rata 10 hari di tiap titik tersebut Axis mematok target hingga Rp 22 juta dari penjualan kartu perdana, paket internet dan juga sejumlah gadget bundeling Axis seperti modem Nokia.
“Target per hari di satu titik sebesar Rp 2 juta. Dari even IBC di Malang Plaza kemarin target itu terpenuhi dengan total pendapatan sebanyak Rp 22 juta,” kata Gunawan Budiharjo, Sales Eksekutif Axis Malang pada Malang Post.
Even yang berlangsung di akhir November tersebut berjalan bersama dengan even di Mall Olympic Garden (MOG) disusul Matos dengan rata-rata omzet sebesar Rp 20 juta selama 10 hari. Dua even terakhir berada di Pasar Besar dan Dieng Plaza hingga akhir Desember nanti.
Gunawan menambahkan raihan omzet yang tergolong cukup baik didukung oleh penjualan modem keluaran Nokia bundeling Axis. Modem yang dijual diharga Rp 200 ribuan itu bisa keluar rata-rata tiga unit setiap harinya. Selain itu pengguna BlackBerry juga ikut mendongkrak omzet akibat adanya promo paket BB Fun dengan tarif Rp 30 ribu dengan masa aktif selama satu bulan.
“Biasanya pengguna BB akan beli perdana Axis regular ataupun perdana Axis Gold Finger Card. Harga perdananya hanya Rp 1500, untuk mengaktifkan paket BB Fun pelanggan menambah isi ulang pulsa hingga Rp 30 ribu untuk aktifkan BB Fun. Setiap hari rata-rata ada 10 kartu perdana yang keluar, sementara untuk top up pulsa bisa berkali lipat omzetnya lebih besar dari penjualan kartu perdana,” urai dia panjang lebar.
Promo tersebut nampaknya cukup menarik minat pengguna BB, sebab Axis memberikan iming-iming berupa masa penggunaan BB Fun yang cukup lama hingga akhir tahun 2013.
“Yang penting aktivasi kartu paling akhir 2012 dan paket BB Fun nya harus tetap aktif sepanjang tahun,” terangnya.
Even yang berlangsung di akhir November tersebut adalah even pertama setelah Axis memperkuat jaringan sinyal  di dalam gedung dengan memasang IBC di lima mall tersebut sepanjang Oktober hingga November.
Gunawan menjelaskan umumnya kualitas sinyal operator yang diterima ponsel saat berada di dalam mall cukup buruk. Beberapa operator bahkan sering hilang sinyal ketika ponsel diakses dari dalam mall.
Axis pun membuat terobosan untuk memberikan pelayanan lebih kepada pelanggannya yang sedang berada di dalam pusat perbelanjaan dengan memasang IBC sejak November lalu.
“Sampai sekarang hanya Axis yang punya IBC di dalam mall. IBC itu seperti BTS kalau di luar tapi bentuknya lebih sederhana jika di dalam mall. Untuk satu titik mall saja  ada tiga hingga lima unit IBC yang harus terpasang,” tandasnya. (pit/fia)