Cross A2 Lengkapi Keluarga Andromeda

MALANG- Satu lagi varian anyar seri Andromeda dirilis oleh Cross Mobile. Melengkapi keluarga smartphone jagoan Cross tersebut adalah tipe A2. Meski termasuk ponsel pintar Android yang sudah masuk kategori Smart Note, Cross A2 ditawarkan dengan harga yang cukup murah. “Harganya Rp 1,239 juta saja. Fiturnya sudah komplet dan canggih,” terang M Asyari, frontliner Ceko Cell Malang. Sepintas dilihat dari bentuk fisiknya, Cross A2 Andromeda mengadopsi bentuk Samsung Galaxy Note, dengan menggunakan layar sentuh kapasitif berukuran 5 inci dengan resolusi WVGA (480×800 piksel). Artinya, secara desain A2 tak kalah elegan dengan smartphone besutan vendor raksasa.
Cross menyematkan Android 4.0 Ice Cream Sandwich (ICS) sebagai sistem operasi A2. Yangmana dikombinasikan dengan prosesor 1 GHz dengan didukung memori 512MB RAM dan 4GB ROM. Disamping itu, disediakan slot memori eksternal microSD ekspansi hingga 32 GB untuk ruang penyimpanan tambahan. “OS nya terbilang sudah up to date. Memorinya juga besar,” imbuh pria yang akrab dipanggil Ari ini. Seri Andromeda ini hadir dengan dual kamera. Di sisi depan depan bersolusi VGA (0.3 MP) yang bisa dimanfaatkan sebagai webcam atau video chat. Sedangkan di bagian belakang, tertanam kamera utama berkekutatan 5 mega piksel disandingkan dengan LED flash sebagai penunjang kinerjanya. Sedangkan untuk keperluan koneksi internet, Cross A2 sanggup menjejelajah dijaringan HSDPA dan lebih menarik lagi sudah berkemampuan Dual SIM GSM. Sebagai alternatif koneksi, ponsel ini juga memiliki fitur WiFi yang dapat bermanfaat sebagai Portable Hotspot.
 Untuk aplikasi standar, Cross A2 dipersenjatai aplikasi Android seperti Google Play Store, Gmail, YouTube serta Google Maps dan banyak lagi aplikasi menarik lainnya yang bisa didownload di Google Play Store. Sedangkan aplikasi hiburan hingga GPS, sensor 3D gravity dan E-Compass merupakan fitur tambahan yang tak luput ditanamkan di dalamnya.  Bisa disimpulkan, Cross A2 adalah smartphone berkemampuan mutakhir yang sengaja dirilis untuk membendung hegemoni smartphone kelas atas. (tom/mar)