Bodi Sama Persis, Jeroan Bikin Meringis

GENERASI TERDAHULU: HTC One X+ diciptakan sebagai generasi lanjutan HTC One X.

HTC One X+
MALANG- Menyambut tahun 2013, HTC baru saja merilis jagoan barunya yang diberi nama HTC One X+. Dari namanya saja, bisa diketahui kalau ponsel ini merupakan seri lanjutan generasi terdahulu yaitu HTC One X. Apabila dilihat sekilas, dua gadget ini bahkan nyaris tak ada bedanya.
Desain dan ukuran keduanya juga sama persis. Lantas apa yang membedakan One X+ dari One X? “Seperti smartphone generasi lanjutan yang lain, tentu saja One X+ menawarkan banyak perbaikan pada sisi fitur dan kinerja dari pendahulunya,” tutur Sales Division Global Teleshop Malang, Andy Prasetya.
Menurut pria yang akrab disapa Loy ini, secara garis besar ada empat hal yang ditingkatkan pada One X+ dibandingkan One X. Dari segi perangkat lunak, One X+ telah menggunakan sistem operasi Android terbaru, yaitu v4.1.1 Jelly Bean. User Interface nya diperbaiki dengan versi anyar HTC Sense 4+.
Dari sisi hardware, One X+ memang masih memakai jenis chipset yang sama, yaitu Nvidia Tegra 3, tapi dengan clock prosesor lebih tinggi; 1,7 GHz quad core. Kapasitas RAM nya sebesar 1 GB. Upgrade terbesar terjadi pada ruang memori internal menjadi 64 GB dan kapasitas baterai dari 1800 mAh menjadi 2100 mAh.
Hal itu praktis membuat kinerja One X+ tak perlu ditanyakan lagi. Dengan spek yang jauh lebih mumpuni, tentu saja One X+ diyakini lebih mutakhir ketimbang One X. Meski RAM nya tetap 1 GB sehingga cukup mempengaruhi kemampuan multitasking, namun tak mengurangi kelihaian smartphone yang dibanderol Rp 6,7 juta ini.
Apalagi One X+ juga mengusung layar berkualitas jempolan. Sama seperti One X, smartphone ini memiliki layar Super LCD 2 seluas 4,7 inci. Dengan kedalaman 16 juta warna dan resolusi 720x1280 piksel, antarmuka X+ terlihat begitu memukau. “Inilah layar dengan kualitas terbaik saat ini,” timpal Loy kepada Malang Post.
Layar dengan dimensi kaca sangat tipis ini juga dibekali berbagai sensor fungsional, seperti accelerometer, proximity, ambient sensor sampai gyro sensor. Layar ini tak perlu dilapisi anti gores lagi, sebab telah dilindungi oleh Gorilla Glass 2 dari Corning.
Untuk keperluan koneksi antar piranti, X+ memiliki perangkat cukup komplet. Ada Bluetooth versi 4.0 yang notabene versi terbaru dengan dukungan A2DP. Adapun teknologi macam Near Field Communication (NFC) juga telah ditanamkan di dalamnya. Sedangkan port microUSB bisa dijadikan sebagai TV-Out. WiFi yang ada juga telah mendukung DLNA serta fungsi tethering.
Meski kameranya masih 8 megapiksel, namun kaya fitur fotografi. Di sana sudah ada fitur geo-tagging, face detection, smile detection, HDR, panorama, modus makro hingga Group portrait. Pilihan efeknya banyak, seperti Depth of Field. Tingkat ISO mendukung sampai 800. Untuk membuka aplikasi kamera sangat cepat, hanya satu detik. “Yang paling menarik adalah auto smile capture, yaitu fitur yang bisa membidik otomatis kalau objek tersenyum,” pungkas Loy. (tom/nda)