Semakin Berkibar

MALANG- Mengusung keunggulan sebagai ponsel Dual SIM, Nokia Asha 308 banyak diminati sepanjang 2012 lalu. Namun, tak sedikit yang menilai ponsel seharga Rp 900 ribuan itu masih akan bertahan di pasaran selama 2013 ini. Apa yang membuat produk lansiran vendor asal Finlandia ini mampu bersaing dengan generasi smartphone yang lebih canggih?
Sepintas, desain Asha 308 sebetulnya tak jauh beda dengan desain Asha 309. Mulai dari dimensi dan bobotnya nyaris sama persis. Bodi Asha 308 berbentuk trapesium pada bagian atas dan membulat ergonomis pada bagian bawah. Adanya fasilitas Easy Swap Dual SIM pada Asha 308 memudahkan penggunaa menukar kartu SIM tanpa harus mencopot baterai. "Letak Easy Swap di sisi kanan ponsel," tutur  Frontliner Tunas Cell Malang Dedi Iswandi.
Nokia Asha 308 ditunjang layar sentuh TFT capacitive dengan bentangan layar 3 inci dan resolusi 240x400 piksel. Layarnya sanggup memancarkan 56 ribu warna. "Meski tidak terlalu lapang, namun layar tersebut menganut teknologi capacitive multitouch," imbuh pria berkacamata itu.
Pada homescreen akan ditemukan notification tray yang unik di bagian atas. Untuk melihat isinya tinggal tarik layar ke bawah. Pada modus lockscreen, cukup menyapu layar ke sisi kanan untuk membuka layar ke modus unlocked. Pada halaman menu terdapat tiga slide sheet. "Ikon bisa bertambah dengan mendownload beragam aplikasi," tambahnya kepada Malang Post.
Untuk penjelajahan ke dunia maya, Asha 308 hanya mengandalkan jalur data via GPRS up to 85.6 kbps dan EDGE up to 236.8 kbps. HTML yang dimikinya cukup cepat dalam menampilkan berbagai situs. Ini lantaran hadirnyya versi terbaru dari Nokia Xpress Browser yang diklaim lebih efisien 90 persen dalam hal transfer data. Hasilnya, urusan berinternet jadi sangat nyaman sekalipun Asha 308 belum mendukung jaringan 3G dan WiFi.
Sebagai ponsel low end dari Nokia, Asha 308 hanya dibekali kamera tunggal beresolusi 2 megapiksel tanpa LED Flash. Kualitas jepretan yang dihasilkan cukup tajam dengan komposisi warna objek yang terang. Di sektor hiburan audio, ada tampilan album art yang dilengkapi panel audio. Pemutar musik ponsel ini mampu memutar file berformat MP3/WAV/WmMA/AAC+. Terdapat beragam settingan music equalizer di dalamnya.
Nah, yang semakin membuat Asha 308 menarik tentu saja adanya 40 games EA yang bisa didapatkan secara gratis. "Sebut saja game seperti Need For Speed dan Bejeweld yang bisa didownload gratis. Bila tidak ingin download, juga bisa memainkan demo game selama 180 detik," tutup Dedi. Tak heran kan jika di tahun 2013 Nokia Asha 308 masih bisa tetap bersaing. (tom/nda)