Snapseed Kalahkan Instagram

JAKARTA - Melakukan edit foto kini tak lagi hanya bisa dilakukan di komputer. Berbekal smartphone, aplikasi dan koneksi internet, mendandani foto dan sharing bisa dilakukan di mana saja, kapan saja.
Berbicara mengenai aplikasi foto di smartphone, apa kira-kira apps yang menjadi favorit pengguna? Untuk menemukan jawabannya, situs populer Gizmodo menggelar survei. Dengan total voting sebanyak 2.802, ini dia jawaban pembaca yang menjadikan Snapseed menjadi aplikasi nomor satu yang paling diminati.
Ya, snapseed sudah menjadi aplikasi 'kesayangan' bagi sebagian pengguna iOS. Aplikasi yang dibangun oleh Nik Software ini menawarkan tool edit yang komplit dengan hasil yang menawan. Tinggal swipe layar ke kanan-kiri untuk mengatur komposisi warna, atau atas-bawah untuk memilih opsi yang lebih lengkap lagi. Saking lengkapnya tool pengeditan, banyak pengguna yang mengedit fotonya via Snapseed dulu, sebelum diposting di Instagram.
Setelah Nik Software diakuisisi Google, aplikasi tersebut akhirnya mendarat di Android. Dalam survei yang dilakukan Gizmodo, Aplikasi ini menduduki peringkat pertama dengan prosentase 33,19 persen (930 vote).
Aplikasi kedua yang menyita perhatian pecinta foto adalah Camera+ (24,88 persen atau 697 vote). Aplikasi ini memang lumayan populer di piranti iOS.
Instagram sendiri duduk di posisi ketiga dengan 572 vote atau sebanyak 20,41 persen. Jika dibandingkan dengan Snapseed, tool pengeditan di Instagram lebih terbatas.
Namun siapa yang menampik kepopulerannya. Meski sempat terjadi keresahan pengguna di bulan Desember lalu berkat perubahan Terms of Service mereka, namun usia Instagram diprediksi masih akan lama, terlebih ada situs jejaring raksasa yang kini di 'belakang' mereka, siapa lagi kalau bukan Facebook.
Ada juga Camera ZOOM FX yang mengumpulkan 306 vote atau 10,92 persen suara. Camera ZOOM FX menawarkan pada pengguna kemudahan dan kecepatan pengeditan foto hingga mengambil bidikan secara terus-menerus (burst shot).
Aplikasi selanjutnya yang dipilih partisipan survei adalah Pixlr-o-matic (10,6 persen). Berbagai filter, border dan bejibun efek foto bisa didapat dari aplikasi ini. Pixlr-o-matic tidak 'memaksakan' aspect ratio foto menjadi 1:1 seperti di Instagram, sehingga tak masalah jika foto yang dimiliki pengguna beformat panjang.
Tidak hanya tersedia untuk piranti iOS dan Android, Pixlr-o-matic juga menyediakan versi web yang memungkinkan pengguna untuk mengupload dan mengedit foto dari komputer. (dtc/nda)