Tak Perlu Risau Transfer Data

MALANG- Cross Mobile cukup inovatif mengeluarkan gadget baru guna bersaing dengan kompetitor yang tak kalah agresif merilis produk anyar. Varian smartphone dengan fitur mumpuni macam seri Andromeda menjadi gacoan Cross di pasar gadget tanah air. Meski begitu, vendor lokal tersebut juga tak luput ‘menginvansi’ segmen kelas bawah dengan feature phone murah meriah.
Salah satu yang kini dilepas ke pasaran adalah Cross V8. Dengan kemampuan sederhana namun oke punya khas feature phone lokal, ponsel ini dibanderol dengan harga Rp 180 ribuan. “Harganya yang tak sampai Rp 200 ribu membuat siapapun pecinta ponsel low end bakal kepincut menebusnya,” ujar Frontliner Karna Jaya Cell Malang, Reza Hasky.  
Cross V8 merupakan ponsel dual SIM GSM stylish dengan desain candybar. Tampilannya simpel khas feature phone tanpa layar touchscreen yang sekarang marak beredar. Layar 2.4 inci QVGA yang dimilikinya mengusung resolusi 240 x 320 piksel. “Ukuran layarnya tidak terlalu lebar, karena memang desainnya cukup mungil,” lanjutnya kepada Malang Post.
Untuk urusan konektivitas, Cross V8 sudah dilengkapi Bluetooth. Hal itu mendukung beragam fitur yang sudah ditanamkan di dalamnya. “Biasanya ponsel di bawah Rp 200 ribuan tidak dilengkapi fitur Bluetooth. Jadi di V8 ini urusan transfer data multimedia tidak menyulitkan pengguna,” seru Reza sembari menambahkan ponsel ini juga telah dilengkapi kamera digital.  
Fitur lain yang dibenamkan di ponsel berharga ramah di kantong ini adalah FM Radio, MP3 dan MP4 player serta mendukung 3GP. Di dalamnya sudah ada kalkulator dan alarm serta torch light alias lampu senter yang bisa dimanfaatkan pengguna dalam situasi genting dan membutuhkan pencahayaan lebih.  
Sebagai ponsel fitur yang umumnya dimanfaatkan untuk kebutuhan berkomunikasi saja, Cross melengkapi kemampuan ponsel ini untul menyimpan 500 daftar kontak dalam phonebook dan bisa menyimpan 200 SMS dalam memori telepon. “Secara umum, ini ponsel murah dengan kemampuan berkomunikasi yang memudahkan pengguna,” tandas Reza memberi kesimpulan. (tom/nda)