Kemampuan Maxi

MALANG- Samsung Mobile rupanya tidak cepat puas dengan kesuksesan seri Galaxy S III yang langsung menjadi primadona sejak dirilis tahun lalu. Mengekor keberhasilan Galaxy S III sebagai salah satu smartphone terbaik di 2012, vendor asal Korea itu resmi meluncurkan Galaxy S III Mini serempak di 13 kota se Tanah Air, 19 Januari lalu.
Sekalipun diibaratkan sebagai ‘adik’, kemampuan versi mungil Samsung Galaxy S III ini tak boleh dipandang sebelah mata. Sebutan adik muncul karena dari segi ukuran dan layar, seri Mini memang berbeda dengan generasi S III awal. Dimensi layarnya tidak terpaut jauh, hanya berbeda 0,8 inci saja. “Namun, layar 4 inci tersebut mengusung teknologi Super AMOLED yang juga dimiliki Galaxy S III,” tutur Promotor Samsung Malang, Dewi Anggraini.
Di luar urusan layar dan ukuran, seri Mini menjanjikan kemampuan yang tak kalah istimewa. Smartphone berbanderol Rp 3,5 jutaan ini dimotori prosesor Dual Core 1 GHz plus dukungan RAM sebesar 1GB. Ponsel pintar ini juga disokong internal memori antara 8GB dan 16GB serta slot memori eksterbal yang bisa diupgrade hingga 32 GB.
Karena dapur pacu itulah, Galaxy S III Mini diklaim mampu menjalankan sejumlah aplikasi kelas berat. Keberadaan sistem operasi Android terbaru, Jelly Bean juga membuatnya bisa diandalkan. “Memang ada beberapa perbedaan spesifikasi dengan Galaxy S III. Tapi sebetulnya, kemampuan seri Mini tidak kalah mumpuni,” serunya kepada Malang Post.    
Samsung tampaknya ingin membawa versi Mini ini ke pangsa pasar anak muda yang mungkin masih kesulitan menjangkau harga S III tapi tetap ingin menikmati fitur canggihnya. Buktinya, pabrikan asal Negeri Ginseng tersebut membenamkan empat fitur Galaxy S III ke dalam perangkat Galaxy S III Mini.  
Fitur pertama adalah kemampuan Best Shot. Dengan fitur ini, pengguna bisa memotret dengan banyak frame sekaligus dan bisa memilih mana foto terbaik yang disukai. Best shot dianggap cocok bagi anak muda yang aktif di media sosial. Fitur yang tak kalah memikat berikutnya adalah Smart Stay. Fitur ini memungkinkan Galaxy S III Mini mencari keberadaan mata pengguna dan bila terdeteksi sedang menatap layar, maka tidak akan meredup sampai pandangan mata akhirnya menjauh dari ponsel.
Kemudian ada juga fitur Direct Call yang memungkinkan pengguna langsung melakukan panggila bila sedang berkirim pesan teks dengan teman. “Hal ini akan memudahkan pengguna bila pesan yang ingin disampaikan terlalu panjang buat ditulis dan lebih baik disampaikan lewat obrolan,” papar Dewi lebih lanjut.
Selain itu, fitur perintah suara yang disebut S Voice juga ditanamkan di Galaxy S III Mini. Pengguna bisa memerintahkan ponselnya menulis pesan, membuka aplikasi, menyalakan WiFi hingga menerjemahkan berbagai bahasa seperti Inggris, Prancis, Spanyol, Jerman, Italia dan Korea. “Bisa disimpulkan kalau Galaxy S III Mini tak kalah komplet dari Galaxy S III, bukan?” pungkasnya. (tom/nda)