Android Berbodi Kompak

MALANG - Seolah belum puas hanya meluncurkan Samsung Galaxy S III, Samsung berupaya melanjutkan kisah sukses smartphone fenomenal ini dengan menghadirkan S III Mini sebagai penerusnya. Sang ‘adik’ yang baru saja meluncur untuk pasar Indonesia ini berbentuk lebih mungil, sesuai namanya. Kendati dimensinya menyusut, namun S III Mini juga membawa sejumlah fitur yang ada pada Galaxy S III.
Dengan kehadiran smartphone ini, Samsung Mobile tampaknya bertekad memikat lebih banyak konsumen potensial. Pasalnya, selama ini banyak pecinta Android yang jatuh hati pada Galaxy S III namun terkendala harganya yang masih membumbung tinggi.
“S III Mini bisa menjadi solusi karena harganya di kisaran Rp 3 jutaan,” tutur frontliner Ceko Cell Malang, M Asyari.
Pecinta Android Samsung dipastikan tak lagi kesulitan menebus smartphone memikat ini, karena Galaxy S III Mini telah tersedia di outlet-outlet modern maupun tradisional yang tersebar seantero Kota Malang.
“Barangnya sudah ready. Bisa dipilih yang warna putih atau biru. Harganya Rp 3,3 juta,” ungkap Ratna Lukita, promotor Samsung yang bertugas di gerai Tiga Putra Malang.
Seperti seniornya, Galaxy S III Mini berjalan pada platform Android Jelly bean. Secara tampilan, hanya ada sedikit perbedaan pada lockscreen yang sebelumnya memajang lima buah shortcut, namun kini hanya ada tiga yang tersisa. Efek animatif serupa permukaan air ketika menyentuh layar di lockscreen juga menghilang pada S III Mini. 
Dengan bentuk lebih mini, layarnya berpenampang seluas 4 inci dengan resolusi 480x800 piksel. Prosesornya cukup mumpuni untuk kelas menengah, yakni berkecepatan 1GHz. Untuk urusan jeprat jepret gambat, Samsung telah mempersenjatainya dengan kamera 5 megapiksel dan video HD 720p.
Tipe ini dikemas dengan beberapa fitur yang ada pada Galaxy S III, macam S Voice, aplikasi pengenal suara untuk lakukan perintah sederhana. Ada pula fitur Pop-Up Play, Smart Stay atau Direct Call.
S Voice memungkinkan pengguna untuk memerintahkan ponsel melakukan hal tertentu hanya dengan menggunakan suara, seperti untuk menuju kamera, mengirim SMS, mencari jalan dan banyak fungsi lain seperti halnya SIRI pada iPhone.
Smart Stay akan mencegah layar untuk meredup atau terkunci secara otomatis selama pengguna masih menatap layar, meskipun layar tidak disentuh dalam waktu yang melebihi pengaturan screen timeout.
Fitur Direct Call memudahkan pengguna untuk menelpon kontak yang nomor teleponnya tertampil di layar hanya dengan mengangkat ponsel dan menempelkannya di telinga.
S III Mini juga punya pemutar multimedia yang apik. Pemutar musik misalnya, memiliki pengaturan Sound Alive yaitu semacam pilihan preset untuk menetukan karakter semburan suara yang keluar dari speaker ponsel. Tak kalah memikat tentu saja pemutar video dengan fitur pop up play yang sebelumnya juga muncul pada Galaxy S III. Fitur ini memungkinkan video untuk tetap berjalan dalam jendela kecil sehingga pengguna dapat menggunakan fungsi lain pada ponsel. (tom/fia)