CDMA Nokia Langka, User Beralih ke Samsung dan BB Aries

MALANG – Semakin populernya smartphone berbasis GSM di tanah air ternyata membawa dampak buruk bagi pasar ponsel CDMA. Bahkan saat ini, ponsel CDMA mulai jarang terlihat di pasar ponsel, khususnya Nokia.
Sejak beberapa bulan ini, ponsel CDMA besutan raksasa asal Finlandia ini nyaris tidak pernah nampang di etalase konter ponsel. Seperti yang terlihat di Malang Plaza kemarin, hampir tidak ada konter yang memajang Nokia CDMA di deretan ponsel yang dijual.
Saat Malang Post bertanya, frontliner konter menggelengkan kepala, tanda mereka tidak memiliki ponsel CDMA. Kalaupun ada, konter menjualnya dengan harga yang cukup tinggi. Seperti Nokia CDMA 6275.
Sebelumnya, ponsel ini dibanderol dengan harga Rp 450 ribu. Kini konter menjualnya dengan harga Rp 500 ribu-Rp 600 ribu. Ada juga tipe 2865 yang dulu dijual Rp 175 ribu, sekarang naik menjadi Rp 250 ribu. “Harganya terpaut hingga Rp 100 ribu dibandingkan harga second enam bulan lalu karena stoknya tidak ada,” ucap Gideon Yulianto, Owner HP Hijau Cell, Malang Plaza.
Pria yang kerap dipanggil Dion ini mengatakan, hilangnya Nokia CDMA di pasar ponsel terjadi sejak pertengahan tahun 2012 lalu. Itu seiring dengan tidak lagi diproduksi ponsel CDMA oleh pihak Nokia. “Faktor utamanya memang karena tidak ada produksi baru dari Nokia,” sambungnya.
Dion sendiri mengatakan jika sebetulnya untuk pangsa pasar, Nokia CDMA masih tergolong sangat tinggi. Banyak konsumen yang datang mencari ponsel CDMA. Biasanya  mereka akan lebih dulu menyebut merek Nokia mengingat produk ponsel ini sejak dulu dikenal dengan suara jernih dan memiliki baterai awet. Ketika tidak memiliki stok, solusinya adalah ponsel CDMA milik Samsung. “Banyak orang yang kemudian membeli Samsung CDMA,” ucap Dion.
Edi Purwanto, pemilik NRC Cell Malang Plaza juga mengatakan hal yang sama.  Sejak enam bulan lalu, dia jarang sekali menjual ponsel second untuk Nokia CDMA. Padahal, selama ini banyak orang yang mencari.
“Selain beralih ke Samsung CDMA, atau merek Cina, BlackBerry Aries salah satu yang menjadi jujugan pembeli untuk membeli CDMA. BlackBerry Aries ini basisnya CDMA, dan mereka akan menyingkronkan dengan operator Smartfren,” kata Edi.(vik/nda)