Awas Terjebak Barang BM

MALANG – Gencarnya Apple merilis produk baru, kerapkali dimanfaatkan para distributor berbuat curang. Terutama mereka yang ingin barangnya cepat laku, tidak segan-segan mendatangkan produk Apple ini dari luar negeri tanpa melalui bea cukai. Paling banyak produk Apple black market (BM) adalah i-Phone dan i-Pad, itu karena dua benda tersebut kerap diburu oleh masyarakat. Tapi begitu, masyarakat juga jangan sampai terjebak, lantaran produk Apple resmi dan BM  tetap ada perbedaan.  Sekilas secara fisik, i-Phone yang dirilis di Indonesia memang tidak berbeda. Mulai dari bentuknya, menu, dan aplikasi semua produk sama. Perbedaan yang bisa dilihat pertama adalah bentuk charger. Menurut frontliner Global AAR Mall Olympic Garden (MOG), Jefri Gigih, charger i-Phone resmi dan beredar di Indonesia menggunakan dua kaki, sedangkan charger pada i-Phone ataupun i-Pad BM memakai tiga kaki.  “Secara fisik, perbedaan paling mencolok  memang pada charger. Pihak Apple akan menyesuaikan colokan sesuai negara masing-masing. Karena di sini colokannya menggunakan dua kaki, maka charger untuk i-Phone maupun i-Pad pun dua kaki. Sedangkan secara fisik bentuk dan tampilannya antara yang resmi dan BM relatif sama,” katanya.
Perbedaan kedua, produk resmi dan tidak resmi pada i-Phone dan i-Pad adalah serial number. Pada produk Apple resmi, serial number yang tertera pada angka terakhir tertulis ZA/A atau ZP/A. “Kecuali angka tersebut, sudah dipastikan barang tersebut bukan yang resmi di Indonesia. Kebanyakan banyak distributor atau toko HP yang mendatangkan barang dari Malaysia atau Singapura,” kata pria berkacamata ini. Perbedaan paling mencolok dan yang harus dipahami lainnya adalah garansi.
i-Phone dan i-Pad memiliki kebijakan garansi yang berbeda dengan produk Apple lainnya seperti Mac Book, maupun Mac Proo, atau i-Pod yang memiliki garansi universal atau seluruh dunia. Dua produk Apple ini garansinya regional, yaitu hanya berlaku di Indonesia. “Contohnya, membeli i-Pod di Singapura kemudian ada trouble, bisa digaransikan di Indonesia dengan catatan barang tersebut telah dirilis di Indonesia. Tapi tidak dengan i-Phone dan i-Pad, garansinya hanya untuk Indonesia. Kalau ada produk i-Phone yang dibeli dari luar, atau yang BM maka tidak bisa digaransikan di seluruh toko Apple di Indonesia,” terangnya. (vik/mar)