Masih Tebar Pesona

MALANG – Meski bukan barang baru di pasar elektronik, namun tablet Motorola Xoom, bisa menjadi referensi para pecinta multimedia. Pasalnya banyak nilai plus yang ditawarkan oleh pabrikan asal Amerika tersebut dalam tablet perdananya.
Meski dikenalkan pada awal tahun 2012 lalu, namun faktanya teknologi yang disematkan pada Xoom tidak ketinggalan jaman. Terbukti, sistem operasional tablet ini telah menggunakan Android 3.2 Honeycomb, yang pada tahun itu sangat berjaya, sebelum keluar versi terbaru Android 4.0 dan 4.1.
“Android Honeycomb sendiri masih memiliki banyak penggemar mengingat sistem operasi ini menghadirkan akselerasi hardware yang lebih baik. Kompatibilitas baru pada mode Zoom mengoptimalkan aplikasi yang tidak dirancang berjalan pada ukuran layar yang lebih besar, sehingga cocok di seluruh layar tanpa distorsi,” beber Marketing British Cell Dieng Plaza, Kristin Veerose pada Malang Post, kemarin.
Bukan itu saja, yang membuat tablet ini sempat menjadi barang paling dicari saat itu adalah senjatanya. Menurut Kristin yang membuat tablet ini selangkah lebih maju adalah prosesornya. Xoom menggunakan prosesor dual-core NVIDIA Tegra 1 GHz. Dengan spesifikasi tersebut, maka sudah pasti proses data pada tablet ini tidak kalah cepat dengan tablet Android sekarang.
Motorola juga melengkapi tablet ini dengan dua kamera sekaligus. Tidak main-main, kamera belakang Xoom menggunakan kamera bersolusi 5 Megapixel, sehingga tablet ini dapat merekam gambar dengan kualitas bagus.
“Untuk mengunduh aplikasi, tablet ini juga didukung dengan google play, yang menyediakan berbagai aplikasi terbaru, sekaligus menyediakan ratusan ribu game, buku dan aplikasi produktifitas lainnya,” sambung Kristin.
Tablet ini juga dibekali dengan fitur multitasking, sehingga user dapat melakukan beberapa hal sekaligus  tanpa harus menutup aplikasi sebelumnya. Mengenai ketersediaan, saat ini Xoom agak sulit ditemui di pasaran. Motorola sendiri belum memastikan apakah akan ada generasi penerus tablet PC kebanggaannya itu. (vik/nda)