Dirilis Freemium, Real Racing 3 Menuai Kontroversi

Pojok Gamers
JAKARTA - Real Racing 3 resmi 'mengaspal' di App Store dan Android. Sekuel game mobile popular yang dibuat freemium oleh EA dan Firemonkey, justru menuai kontroversi dan pergunjingan diantara pemain setianya.
Dua seri Real Racing sebelumnya memang berbayar. Bagi penggemar, mereka tak masalah mendapatkan game ini dengan harga tertentu untuk men-download, ketimbang harus diberikan secara gratis. Dikutip  dari Macrumors, Sabtu (2/3), dengan konsep freemium ini, artinya pemain harus mengeluarkan lebih banyak lagi uang untuk mendandani mobilnya.
Permainan freemium mempunyai sistem untuk menjerat duit pemain agar bisa unlock mobil, stages, membetulkan mobil yang rusak dan sebagainya. Malah, sistem IAP (In App Purchase) dalam Real Racing 3 mampu membuat pemain terpaksa menghabiskan ratusan dollar semata-mata untuk mendapatkan semua items dan menghabiskan permainan.
Sedikit mengobati kekecewaan adalah, Real Racing 3 juga didukung oleh tampilan aktual dari lokasi balap nyata di seluruh dunia, seperti Mazda Raceway Laguna Seca, Circuit de Spa-Francorchamps, Silverstone, Hockenheimring dan masih banyak lagi. Real Racing 3 menawarkan berbagai mobil dari produsen papan atas seperti Porsche, Lamborghini, Dodge, Bugatti dan Audi. (dtc/nda)