BlackBerry Z10 Tak Eksklusif Milik Telkomsel

JAKARTA - BlackBerry membantah rumor terkait kerja sama co-marketingdengan Telkomsel yang membuat operator seluler itu mendapatkan hak eksklusif untuk memasarkan bundling BlackBerry Z10 selama tiga bulan. "Itu tidak benar. Semua operator kerja sama dengan BB10," tegas Yolanda Nainggolan, PR Manager BlackBerry Indonesia, saat dikonfirmasi.
Menurutnya, semua operator yang menjadi mitra BlackBerry di Indonesia seperti Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Axis Telekomunikasi Indonesia, dan Hutchison Telecommunications (Tri), punya hak yang sama untuk ikut memasarkan BlackBerry 10. "Semua operator akan kami perbolehkan buat announcement sesudah kita launching press announcement BB10 tanggal 4 Maret besok. Detailnya untuk program dari carriers (operator) akan mereka announce masing-masing," papar Yolanda.
Pernyataan BlackBerry ini sekaligus menjawab kabar beredar dalam seminggu terakhir yang menyebutkan produsen asal Kanada itu sengaja menganakemaskan salah satu mitra operatornya di Indonesia.
Tak hanya itu, Indosat dan XL pada Rabu (27/2) lalu kabarnya juga telah meminta rapat dadakan untuk memprotes ketidakadilan yang mereka rasakan. Namun kabar itu juga dibantah tegas oleh Director & Chief Marketing Officer Indosat Erik Meijer yang semula dikabarkan ingin menggerakkan aksi boikot.
"Ngapain protes? Nggak ada different treatment jadi nggak ada yang diprotes. Tapi kalau nanti kelihatannya beda, ya ceritanya lain," kata Erik saat dikonfirmasi.
Kubu Telkomsel juga membantah adanya kesepakatan dengan pihak BlackBerry untuk bundling ekslusif handset Z10. Bahkan operator ini mengatakan, kabar ini terlalu ekstrim meski tak menampik ada sedikit keistimewaan yang akan diterima operator itu.
"Tidak begitu arrangement-nya. Setinggi-tingginya Telkomsel hanya sanggup 50 persen. Tidak mungkin BlackBerry mau kehilangan 50 persen lainnya," kata Arief Pradetya, Division Head Device Bundling & Customization Strategy Telkomsel.
Menurutnya, keistimewaan itu lebih kepada kelebihan atau keutamaan tertentu jika pelanggan menggunakan bundling dari Telkomsel. "Tapi tidak menegasikan (mitra operator) yang lain," tandas Arief. (dtc/nda)