Berkiblat pada N-Gage

MALANG – Pesona Nokia N-Gage hingga saat ini ternyata belum juga pudar. Meskipun ponsel seri musik yang dikenalkan pabrikan asal Finlandia ini tidak lagi diproduksi, tapi faktanya ponsel secondnya masih banyak dicari. Fakta itulah yang dijadikan dasar oleh Cross untuk memproduksi G7T.
Ya secara fisik desain G7T ini  memang sangat mirip dengan Nokia N-Gage. Menggunakan layar 2.4 inch, dengan keypad berada di sisi kiri dan kanan layar, serta speaker phone berada di bagian samping ponsel. Ponsel ini betul-betul berkiblat pada pada Nokia N-Gage. “Desainnya sama tidak ada yang berbeda dengan Nokia N-Gage, termasuk port untuk kabel charger, dan head set sama persis dengan N-Gage,’’ kata Citra Dwantika Setiawan, Frontliner Karna Jaya Cell, Malang Plaza.
Tapi begitu, Citra mengatakan jika tidak semuanya sama. Seiring perkembangan zaman, pihak Cross pun menambahkan beberapa teknologi baru dalam ponsel ini. Di antarannya layar sentuh. Tak heran jika seluruh menu atau aplikasi pada ponsel ini dapat dijalankan dengan hanya sentuhan jari.
Untuk melakukan aktifitas pada layar, disarankan menggunakan pelindung layar agar tidak tergores. “Tidak seperti ponsel layar sentuh lainnya, teknologi layarnya masih standar. Itu sebabnya harus menggunakan pelindung layar, agar layar ponsel ini tidak mudah tergores,” kata Citra.
Selain itu, ponsel ini juga dilengkapi dengan TV analog. Menu TV tersebut jelas tidak akan ditemukan pada produk Nokia N-Gage. Yang artinya, pihak Cross sendiri berusaha untuk memberikan layanan ekstra pada para penggunanya. Dan dengan adanya TV tersebut, pengguna tidak perlu khawatir ketinggalan acara televisi kesayangan. “Ponsel ini juga dual on (GSM+GSM). Kalau Nokia N-Gage tentu saja hanya satu kartu,’’ tambah wanita berambut panjang ini.
Dan yang paling membuat produk ini nantinya laku dipasaran adalah, ponsel ini dapat digunakan sebagai modem. Selain itu, ponsel ini juga dilengkapi dengan camera digital dengan resolusi 1.3 Megapixel. Cukup kecil memang, tapi lumayan, bisa untuk mengabadikan berbagai momen yang ada. “ Yang pasti ponsel ini juga dapat dipakai sebagai mesin pemutar music digital seperti Nokia N-Gage,” katanya sembari mengatakan jaringan ponsel ini juga sama dengan Nokia N-Gage.
Ponsel ini sendiri dibandrol dengan harga Rp 350 ribu. Setiap pembelian paket ponsel ini, piha Cross juga menyertakan memory card dengan kapasitas 4GB. “Dengan kapasitas tersebut, pengguna dapat menyimpan berbagai file, baik foto, video ataupun music, tanpa harus kehabisan memory pada internal ponsel,” tandas wanita berkulit putih ini. (vik/nda)