Bidik UKM, Cetak Lebih Cepat dan Irit

Printer Infus Epson Terbaru

MALANG –  Printer L-Series kian diminati konsumen dan merajai penjualan mesin pinter. Teknologi ink tank system atau sistem infus original yang dikeluarkan Epson sejak 2010 lalu, direspon positif oleh pasar Indonesia yang lebih membutuhkan printer sistem infus karena lebih ekonomis.  
“Ini yang membuat Epson L series laris manis, disaat tinta infuse merek lain masih modifikasi, tapi Epson selangkah lebih maju dengan menciptakan tinta infus original sendiri,’’ kata Albert Wijaya, pemilik Basic Computer, Plaza Dieng.
Tinta infus original, menurut Albert memiliki keunggulan dibandingkan tinta cartridge, selain hasilnya yang lebih bagus dan tajam, menggunakan tinta infus juga menekan biaya cetak. “Tinta infus original Epson ini setiap botolnya dapat mencetak hingga 4000 lembar A4. Dan setiap botol tinta tersebut harganya sangat terjangkau, hanya Rp 69 ribu,’’ tambah Albert, sembari merinci untuk mencetak hitam putih hanya dibutuhkan biaya Rp 20 per lembar, sedangkan full colour seharga Rp 35 per lembar. “Sangat irit kan, sehingga cetak banyak pun tidak akan menjebolkan kantong,’’ tambah pria ramah ini.
Menurut Albert, getolnya Epson menciptakan printer dengan tinta infus original ini tak lain karena Epson menyadari kecenderungan masyarakat yang mulai membutuhkan mesin cetak (printer) dalam keseharian. Sehingga printer sistem infus original ini menjawab tuntutan pasar, sekaligus memberikan jaminan kualitas. “Printer infus ini bergaransi 1 tahun, tidak seperti printer produk lain yang hanya modifikasi, dan tidak bergaransi. Ini juga salah satu keunggulan dari L Series,’’ tambahnya.
Bukan itu saja, kualitas cetak pun menjadi alasan konsumen untuk memilih Epson dibandingkan produk printer lain. Pasalnya, Epson memiliki resolusi lebih padat, yaitu 5760 X1440 dot per inch (dpi). Yang tentunya menjadikan setiap hasil cetak sangat halus, dan tinta tidak meluber.  
Teknologi ink tank system ini membuat Epson L Series tipe 100, 200 dan 800 sebagai generasi pertama laris manis di pasaran. Melengkapi kesuksesan tersebut, akhir tahun lalu Epson kembali meluncurkan empat printer dengan sistem ink tank system, yaitu L110, L210, L300, dan L350.
“Seri L110 dan L210 cocok untuk penggunaan di rumah, small office atau home office.
Keduanya memiliki kecepatan cetak yang lebih cepat, 6 ip (image per menit standar ISO) dengan kecepatan cetak dua kali dari model sebelumnya L 100 dan 200,” jelas Albert.
Sedangkan L300 dan L350 lebih menyasar untuk kalangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), selain menawarkan kecepatan cetak yang tinggi guna mendukung peningkatan produktivitas, printer ini juga dapat digunakan sebagai mesin scan serta fotokopi. “Yang bisa melakukan scan dan fotokopi hanya printer seri L350. Tapi yang jelas setiap pembelian printer seri L300 dan L350 ada dua tinta warna hitam yang disertakan. Ini merupakan teknologi baru yang dikeluarkan Epson, yang mengerti bahwa warna hitam kerap kali digunakan,’’ tandas Albert.
Disinggung harga, Albert menyebutkan untuk seri L110 dipatok dengan harga Rp 1,350 juta, L210 dijual Rp 1,750 juta, lalu L 300 Rp 1,550 juta dan L350 Rp 1,950 juta, sedangkan Epson L800 dijual dengan harga Rp 2,750 juta.(vik/han)