MeterBerry, Refresh BlackBerry Tanpa Ribet

MALANG – Aplikasi diciptakan tak hanya sebagai media hiburan bagi pengguna smartphone. Tetapi juga untuk mendukung kinerja ponsel. Seperti yang ditawarkan oleh MeterBerry.
Aplikasi ini merupakan aplikasi utility atau perawatan yang khusus diciptakan untuk ponsel BlackBerry. Meski tampilannya sangat sederhana, namun aplikasi MeterBerry memiliki fungsi penting. Tak jarang, beberapa pengguna BlackBerry menyebutnya sebagai aplikasi utility terbaik.
Pengguna MeterBerry, Andik Ardiyanto mengatakan, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika menggunakan aplikasi ini. Yang utama adalah mengoptimalkan kinerja BlackBerry yang umumnya semakin lama semakin menurun.
“Tak bisa dipungkiri, karena penggunaan yang terus menerus, lama-lama kinerja BlackBerry bisa menurun. Tetapi dengan adanya MeterBerry, kita bisa mengoptimalkan kembali kinerjanya,” beber Andik tentang keunggulan aplikasi ini.
Fitur unggulan yang dimiliki MeterBerry antara lain adalah membersihkan memori yang sudah tak terpakai. Aplikasi ini dapat melihat kondisi memori RAM, yang jika terlalu banyak terpakai membuat ponsel jadi lemot.
“Dengan MeterBerry, kita bisa melihat berapa RAM ponsel kita yang masih kosong dan berapa yang sudah terpakai. Jika sudah banyak terpakai, secara otomatis kinerja ponsel jadi lebih berat. Di sinilah tugas MeterBerry. Ada fungsi Clear Log dan Clear Memory,” tambahnya.
Andik melanjutkan, fungsi lain MeterBerry adalah memantau pemakaian baterai. Pengguna dapat melihat kondisi baterai, mulai awal hingga akhir. Bahkan dengan aplikasi ini, akan terlihat riwayat baterai mulai awal digunakan. Jika kondisi baterai drop akan terbaca dan bisa direfresh. Sekalipun tidak bisa menyembuhkan, namun dengan merefreshnya, baterai akan bekerja seperti sedia kala.
“Aplikasi MeterBerry juga bekerja untuk sinyal. Ia bisa mencari dan menguatkan sinyal ketika berada di daerah yang sulit dijangkau. Satu lagi fungsi yang menjadi unggulan aplikasi ini adalah dapat melakukan restart tanpa cabut baterai seperti yang dilakukan kebanyakan pengguna BlackBerry,” pungkas Andik. (vik/nda)