Ponsel Jumbo Minus Platform Android

MALANG – Pabrikan lokal terus berlomba untuk memproduksi ponsel dengan layar lebar. Salah satunya adalah Asiafone. Baru-baru ini Asiofone meluncurkan ponsel dengan layar 5 inch, yakni AF929. Menariknya, meskipun ponsel  ini memiliki layar jumbo, tetapi Asiafone tidak membekalinya dengan platform Android. Tak heran jika ponsel ini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau, yakni Rp 575 ribu.
Dari sektor desain, AF 929 mengadopsi perwajahan Samsung Galaxy Note. Dengan sisi depan lebih didominasi layar dan hanya menyisakan bagian kecil untuk tombol akses di bagian bawah, untuk mengakses menu, home dan back.
Cukup sederhana memang, tapi bukan berarti tidak ada kelebihan. Ponsel yang dirilis sejak akhir tahun lalu ini tetap dibekali dengan keunggulan. Sebut saja TV Analog. Fitur TV Analog yang ditanamkan pada ponsel ini memberikan kepuasan tersendiri pada penggunanya. Terlebih Asiafone menyematkan kemampuan pada mesin AF 929 untuk mencari channel secara otomatis maupun manual.
“Dengan fitur tersebut, sudah bisa dipastikan, para pengguna ponsel ini dapat melihat acara televisi kesayangan dimanapun berada,” kata Eni Indrasari, Sales Konter Original Shop Dinoyo pada Malang Post.
Ponsel ini juga dibekali dengan kamera beresolusi 1,3 megapiksel. Cukup kecil sebetulnya, tapi untuk menutup itu, Asiafone juga juga membenamkan LED flash sebagai media pencahayaan. saat mengambil gambar pada situasi gelap, hasil foto masih cukup baik. Untuk hiburannya, Asiafone AF-929 menyediakan audio/video player, radio FM dan slot kartu memori ekspansi berjenis microSD untuk menyimpan beragam file. “Setiap pembelian Asiafone AF929 pengguna juga mendapatkan gratis memory  card sebesar 2 GB,” sambungnya
Untuk menambah daya tarik, ponsel ini dilengkapi dengan koneksi WiFi, Bluetooth dan juga port kabel data, untuk kebutuhan browsing. Akses WiFi dapat dijadikan kanal data selain network operator yang hanya mendukung GPRS. Tak hanya itu, Asiafone AF-929 juga dilengkapi beragam launcher untuk mengakses layanan online sepertu Facebook, Twitter dan beragam layanan chatting.  (vik/nda)