Sedia Selalu Kain Halus untuk Bersihkan Layar

PONSEL layar sentuh menjadi andalan vendor untuk menciptakan produk smartphone. Terbukti, hampir seluruh smartphone menggunakan layar sentuh dalam pengoperasiannya. Bahkan ponsel layar sentuh juga tidak berpatok dengan keypad atau tombol navigasi karena semua telah berada di touch screen yang telah di program untuk tombol navigasi maupun keypad, dimana semua itu dapat dilakukan dengan menyentuh dan menggerser layar menggunakan jari atau stylus pen. Tapi begitu, karena sering disentuh layar ponsel pun menjadi kotor. Bahkan beberapa ponsel yang menggunakan tipe layar standar, kerap kali tergores. Berikut beberapa tips melakukan perawatan pada ponsel layar sentuh.


1.    Lindungi layar dengan menggunakan screen protector atau plastik anti gores. Penggunaan screen protector ini sangat menguntungkan, karena yang tergores adalah screen protectornya, yang bisa diganti jika terlihat sangat kusam. Selain melindungi layar dengan screen protector, pengguna juga harus menjauhkan ponsel layar sentuhnya dengan medan magnet seperti televisi, radio, dan barang-barang lain yang mengandung magnet. Kandungan magnet pada televise atau peralatan eletkronik lainnya memberikan dampak buruk pada layar, bahkan jika terlalu sering IC layar sentuh dapat rusak.
2.    Pengguna ponsel layar sebaiknya menyediakan kain halus atau tissue, untuk membersihkan layar. Wajar, karena bersentuhan langsung dengan  tangan, layar akan menjadi kotor dan kusam, sehingga alat pembersih sangat dibutuhkan. Alat pembersih dengan bahan mikro fiber lebih bagus karena dapat mengangkat kotoran dan debu yang menempel pada layar.
3.    Disarankan menekan layar dengan jari, bukan dengan kuku. Sekalipun layar ponsel layar sentuh tersebut telah dilindungi dengan corning gorilla glass, seperti pada ponsel-ponsel mahal. Pengguna juga harus menghindarkan layar dari pancaran sinar matahari langsung dalam jangka waktu lama. Karena LCD sebetulnya bersifat liquid jadi jika terlalu lama terkena matahari akan mempengaruhi kualitas LCDnya.
4.    Ponsel layar sentuh juga rawan dengan tempat sempit dan menekan seperti saku celana dan lain-lainya. Itu karena bisa rusak bila terlalu sering tertekan. Dengan kata lain, pengguna harus menyiapkan casing pada ponsel layar sentuhnya, dengan ukuran yang pas pula. Jangan sampai kebesaran maupun kekecilan.
5.    Pengguna wajib menjauhkan handphone dengan suhu yang terlalu tinggi seperti kompor, microwave, mesin mobil atau mesin yang panas lainnya. Termasuk saat ponsel terendam air, pengguna dilarang mengeringkannya dengan hair dryer karena suhu panas yang dimunculkan dari hairdryer dapat merusak material layar. (vik/mar)