XL Tangkal Penipuan Via Website Palsu

PT XL Axiata Tbk (XL) berkomitmen untuk melindungi pelanggan dan masyarakat dari berbagai upaya penipuan dengan mengatasnamakan XL yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Salah satu modus penipuan yang kini marak dilakukan adalah dengan menggunakan website palsu dengan mencatut nama XL. Operator berwarna biru ini, telah melakukan sejumlah upaya yang bertujuan untuk menangkal upaya penipuan tersebut. Vice President Corporate Communication XL, Turina Farouk mengatakan XL berterima kasih kepada pelanggan dan masyarakat luas yang telah berperan aktif turut melaporkan upaya penipuan melalui modus website palsu ini “Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sudah semakin tinggi tingkat kewaspadaannya atas upaya penipuan yang ditujukan kepada mereka. Meski demikian, XL akan tetap berusaha semaksimal mungkin melindungi pelanggan dan masyarakat agar terhindar dari  penipuan,” terangnya.
Ditambahkannya, sejak kali pertama modus penipuan menggunakan website palsu ini muncul, XL terus melakukan pemantauan dan pencegahan. Upaya penangkalan dilakukan dengan cara antara lain bekerjasama dengan perusahaan penyedia layanan blog/hostingterkait untuk memblokir alamat website palsu. “Hingga saat ini sudah puluhan alamat website palsu yang mencatut nama XL yang ditemukan dan sudah terblokir. XL akan terus melakukan monitoring munculnya website palsu lainnya,” janjinya. Selanjutnya untuk menghindarkan diri menjadi korban penipuan, XL juga secara aktif mengimbau para pelanggan atau masyarakat yang mendapatkan informasi mengenai undian berhadiah untuk mengkonfirmasikannya ke layanan pelanggan resmi XL di nomor 817 atau email: CustomerService@xl.co.id atau twitter: @XLCare.
Mengenai pengumuman melalui website, Turina, panggilan akrabnya menegaskan bahwa pengumuman pemenang suatu program berhadiah dari XL (jika memang ada) hanya akan dilakukan melalui website resmi dari XLyaitu www.xl.co.id dan tidak dipungut biaya apapun. Selain itu, pemenang hanya akan dihubungi melalui nomor telpon 818.  “Untuk menjadi perhatian masyarakat dan pelanggan, website yang merupakan website palsu dengan mencatut nama XL memasang berbagai atribut dan logo khas XL, dilakukan tanpa sepengetahuan XL,” terang dia. Dijelaskan Turina, foto-foto dan keterangan mengenai XL hanya merupakan salinan dari internet.
Biasanya, penyebutan nama dan jabatan orang yang tertera di website palsu juga salah. “Untuk upaya pencegahan, XL terus berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk mengungkap pelaku penipuan dan pencatutan nama XL pada website-website yang dipakai untuk penipuan,  Bagi XL, upaya-upaya penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut, selain merugikan masyarakat (pelanggan), juga sangat merugikan nama baik XL. Kami berkomitmen untuk terus berupaya secara proaktif agar kenyamanan pelangggan dan masyarakat dapat tetap terjaga dengan baik,” pungkasnya dalam rilis yang dikirim kepada Malang Post. (mar)