Ponsel Jumbo 5 Inch, Gunakan Prosesor Single Core

MALANG – Cross kian serius menciptakan produk smartphone dengan layar lebar. Terbukti, setelah sebelumnya menggelontor pasar dengan produk seri A25, A26 dan A27, kini pabrikan lokal ini merilis produk dengan seri A20.  
Sekalipun seri ini merupakan pelengkap seri A, namun faktanya A20 tetap banyak mendapat perhatian publik. Alasannya, tentu saja berkat layar yang lebar dan harga yang terjangkau. Ya, dari seri A yang telah dirilis, A20 ini merupakan seri yang paling murah, karena ponsel ini dijual dengan harga tidak lebih dari Rp 1 juta.
Marketing Karna Cell, Malang Plaza, Fitri Hidayah mengatakan, seperti pepatah Ada Harga Ada Rupa, teknologi yang dibekali pada Cross A20 tentu sebanding dengan harga jualnya. Sang vendor menampilkan teknologi serba minimalis jika dibandingkan dengan seri sebelumnya yang dibanderol dengan harga lebih mahal.
“Sebut saja dapur pacunya. Cross A20 hanya menggunakan prosesor single core dengan kecepatan 1 GHz dan memory RAM 256. Berbeda dengan kakaknya, seri A27, yang sudah menggunakan  prosesor dual core dengan kecepatan hingga 1,5 GHz dan memory RAM 512,” ungkap Fitri.
Rendahnya kecepatan dapur pacu tersebut bukan menjadi kendala yang besar, jika pengguna tidak membuka aplikasi yang membutuhkan kapasitas memori yang besar. Kalau aplikasinya kecil tidak masalah, dan ponsel ini tetap bisa bekerja dengan smart. Tapi sebaliknya, jika aplikasi yang dibuka berkapasitas berat, pasti dampaknya akan membuat ponsel jadi lemot.
Meski tidak dapat bekerja secara maksimal, namun pengguna bisa sedikit lega, lantaran Cross sendiri memberikan keleluasaan dalam hal penyimpanan. Ponsel ini dibekali dengan memori internal sebesar 4 GB yang bisa diupgrade dnegan memori eksternal hingga 32 GB. “Jika menyimpan aplikasi yang ukurannya besar-besar, maka memori internal 4 GB pasti kurang. Dengan slot memori card di dalam ponsel ini, pengguna bisa menambah kapasitas memori hingga 32 GB,” tambahnya.
Sementara secara fisik, ponsel ini memang cukup menarik untuk dilihat. Bentuknya yang mirip dengan Samsung Galaxy SIII sedikit memberi kesan elegan. Apalagi dengan bentang layar 5 inch LCD dengan teknologi WVGA beresolusi 480x800, membuat ponsel ini sedikit memiliki nilai lebih. Tipe layar yang digunakan capacitive multi touch yang memberikan kemudahan akses.
Cross A20 sendiri telah didukung dengan operating sistem Android. Hanya, OS yang diusung bukanlah keluaran terbaru, tapi masih Android v2.3 Gingerbread.  Untuk mengobati kekecewaan pengguna, Cross menghadirkan fitur dual kamera pada ponsel ini. Khusus kamera belakang, Cross sudah membenamkan fitur LED Flash, sehingga ponsel ini dapat digunakan mengambil gambar dalam ruang dengan cahaya yang kurang.
“Ponsel ini juga sudah support dengan video chatting serta tethering dan portable hot spot. Sementara untuk transfer data, ada fasilitas Bluetooth,” tandas Fitri. (vik/nda)