Enam Isu di Jagat Teknologi

JAKARTA- Dunia teknologi selalu dikaitkan sebagai kemajuan dalam peradaban manusia. Hampir tiap hari, kita biasa mendengar para jagoan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) menciptakan sesuatu yang baru untuk kemudahan manusia. Tapi sadarkah, teknologi yang memanjakan manusia ini tersimpan rahasia tersembunyi tak banyak diketahui. Karena teknologi itu secara diam-diam memata-matai kita. Banyak gosip seliweran di telinga pengguna internet mengenai kabar yang tak sedap terkait konsipirasi di bidang teknologi tersebut. Hingga sampai saat ini, belum jelas kebenarannya Nah, apa sajakah gosip tentang konspirasi di dunia teknologi ini. Berikut dirangkum dari Business Insider.  Percaya atau tidak itu terserah Anda!

1. Setor Data ke CIA
Sudah bukan rahasia lagi bahwa Facebook mengambil 'secara paksa' informasi pribadi anggotanya untuk dijual ke pihak ketiga. Tapi tak ada yang menyangka, salah satunya ke agen rahasia AS CIA. Teori konspirasinya begini, Facebook mendapatkan pendanan dari kantor informasi DARPA yang dikhususkan untuk mengumpulkan segala semua informasi tentang semua orang, lokasi, aktivitas internet dan lain sebagainya. Hubungan Facebook dengan CIA memang tidak secara langsung. Karena pada kenyataannya CIA meminjam 'mata' DARPA untuk melihat informasi pengguna Facebook. Jadi, bila DARPA menggunakannya untuk dipakai sebagai media iklan. Maka, CIA hanya 'melihat' dari jauh informasi pribadi pengguna jejaring sosial yang memiliki jumlah anggota lebih dari 1 miliar tersebut.

2. Proyek HAARP
Ini memang bukan kisah baru, bila proyek High Frequency Active Auroral Research Program (HAARP) diisukan sebagai alat konspirasi Amerika Serikat untuk menghancurkan musuh-musuhnya. Dengan teknologi yang sedemikian rupa, HAARP konon mampu memanipulasi cuaca dan lebih berbahaya lagi, mampu menciptakan bencana alam. HAARP sendiri merupakan semacam antena-antena yang digunakan untuk mempelajari ionosphere. HAARP sendiri merupakan proyek gabungan dari Angkatan Udara dan Darat Amerika Serikat, University of Alaska serta Departemen Pengembangan Pertahanan AS.

3. Pengendalian Pikiran
Dunia pernah gempar dengan eksperimen yang disebut Proyek Montauk, yang merupakan kelanjutan dari Philadelphia Experiment. Inti dari proyek milik Angkatan Laut AS ini adalah menciptakan semacam teknologi yang mampu mengeksplorasi pengendalian pikiran manusia.
Lebih liar lagi, kabarnya juga mereka menciptakan semacam teknologi untuk melintasi ruang dan waktu atau yang lebih dikenal dengan sebutan time traveler. Pemerintah federal tidak sekali ini bereksperimen dengan teknik kontrol pikiran. Karena pada tahun 1970, melalui proyek yang disebut MKULTRA mereka mengembangkan hal serupa, tapi gagal.

4. Konspirasi IBM
Dunia terkejut kala Grand Master Garry Kasparov kalah dengan komputer bernama IBM DeepBlue, sekitar tahun 1997. Berita itu menghebohkan. Pasalnya ini sebuah era baru dimana mesin mampu mengalahkan manusia, yang notabene si komputer diciptakan oleh manusia itu sendiri. Tapi benarkah demikian? Berhembus kabar jika ini adalah bentuk konspirasi yang menyebutkan bahwa Garry Kasparov sengaja kalah melawan superkomputer itu. Memang sebelumnya Kasparov sudah menang melawan superkomputer IBM, namun kembali tanding ulang dan kemudian kalah.

5. Untuk mata-mata
Di beberapa negara, televisi sudah menggunakan siaran digital dimana gambar dan suara ditangkap melalui set-top box. Mirip dengan yang ada di TV berbayar di Indonesia saat ini.
Nah, kabarnya beberapa pengguna set-top box di AS menemukan kamera dan mikrofon di dalamnya. Sehingga menimbulkan dugaan kuat bahwa pemerintah memata-matai warga negaranya. Teori lain mengatakan bahwa sinyal televisi digital ini digunakan untuk mengendalikan pikiran dan iklan subminal--semacam iklan yang tanpa sadar memperngaruhi alam bawah sadar pemirsanya. Sebenarnya Google, Verizon, Microsoft, dan Comcast memiliki semua aplikasi paten yang diajukan untuk memungkinkan memata-matai pemirsa mereka.

6. Pesan Tersembunyi
Setelah peristiwa memilukan serangan 11 September 2001 di New York, muncul konspirasi yang mengarah ke Microsoft. Pasalnya, Microsoft dituduh menyimpan rahasia tersembunyi. Hal ini terungkap saat pengguna mengetikkan NYC dalam huruf besar lalu menggantinya dengan font WingDings. Sebab seketika muncul lambang 'tengkorak' 'bintang david' dan 'tanda jempol'. Banyak yang mengaitkan hal ini dengan pesan bahwa kaum Yahudi setuju tentang kehancuran di New York City (NYC). Microsoft tentu saja membantah habis-habisan mengenai praduga ini. Menurut mereka ini tak lebih dari hal kebetulan belaka. Tapi anehnya, saat mengetik 'Q33NYC' di Wingdings menunjukkan sebuah pesawat terbang ke dua menara. Q33NY adalah salah satu kode pesawat yang menabrakkan ke menara kembar WTC. (dk/mar)