Nokia Lumia 620 dan 520, Andalan Segmen Menengah

MALANG – Penetrasi pasar smartphone membuat Nokia rajin menggelontor pasar dengan seri-seri terbaru yang cukup mumpuni. Salah satu gacoan produsen ponsel yang berbasis di Finlandia ini adalah Lumia. Dua tipe Lumia yang saat ini banyak beredar di market smartphone Malang adalah Lumia 520 dan 620. Customer Service Sentra Ponsel, Ryan Dwi Putra menjelaskan, Nokia melakukan banyak penyempurnaan pada dua ponsel tersebut. Paling kentara adalah pada sertaan bluetooth dan keberadaan slot memori eksternal jenis micro SD. “Sebelumnya ada seri Lumia 610. Tidak ada bluetooth dan memori eksternal. Hanya memori internal, sehingga penggunanya seringkali merasa kesulitan ketika harus memindah data,” jelas Ryan, sapaan akrabnya.
Sekilas dua smartphone yang membidik gadgeter kelas menengah ini terlihat sama. Berbentuk candybar full touch screen dengan pilihan warna yang atraktif seperti silver, biru, kuning, dan hijau. Namun sejatinya, Lumia 520 dan 620 dipersenjatai dengan spesifikasi yang berbeda oleh pabrikannya. Dia menambahkan, Lumia seri 520 dan 620 memiliki kelebihan masing-masing. Pada seri 620, Nokia telah membekali ponsel seharga Rp 2,6 jutaan tersebut dengan dua kamera. Yaitu 5 megapiksel di bagian belakang lengkap dengan lampu flash, dan kamera tambahan berresolusi VGA di bagian depan. “Di Lumia 520, kamera belakang tetap 5 megapiksel, tapi tidak ada flash LED, jadi sedikit menurun kualitas gambarnya jika dipakai di ruang kurang cahaya. Selain itu, kamera depan juga ditiadakan,” urainya panjang lebar.
Secara fisik, body Lumia 620 lebih irit. Dimensinya 123,8 x 68,5 x 9,9 mm dengan bobot 160 gram, sedangkan Lumia 520, dimensinya 127,9 x 67,5 x 9 mm dengan berat 128 gram. Ukuran yang lebih kecil tersebut membuat Lumia 620 secara otomatis memiliki layar yang lebih kecil. Ukurannya 3,8 inci, sedangkan Lumia 520, layarnya 4 inci. “Kendati ukurannya lebih besar, namun Lumia 520 lebih tahan lama. Hal ini dikarenakan sertaan baterai lithium berkapasitas 1430 mAh,” urai Ryan. Baterai tersebut mampu mendukung waktu bicara hingga 14,8 jam, dan siaga hingga 360 dalam modus 3G. Sementara  Lumia 620 mampu bertahan di waktu bicara selama 14,6 jam saja.  
“Lumia 620 baterainya relatif cepat habis ketimbang seri 520. Karena kapasitas baterainya lebih kecil ketimbang 520. Apalagi jika dipakai untuk foto dengan menggunakan flash, penggunaan energi baterai jadi lebih besar,” tutur dia.  Dalam keduanya, Nokia telah membenamkan berbagai aplikasi pendukung, diantaranya Here Maps, Here Drive, Here City Lens, Cinemagraph, Smartshoot, Transfer My Data, dan Skype. “Lumia 520 bisa jadi pilihan bagi gadgeter yang ingin memiliki smartphone Lumia namun dananya terbatas. seri terbaru ini memang dibandrol dengan harga lebih murah ketimbang 620. Harga untuk Lumia 520 Rp 1,8 jutaan,” pungkas Ryan. (fia/mar)