Zahir Sempurnakan Program Point of Sale

MALANG – Vendor software akuntansi, Zahir, kembali menyempurnakan program kasir, Point of Sale (POS). Meneruskan kesuksesan seri sebelumnya, program teranyar yang diberi label ZahirPOS 6 ini diklaim semakin cepat, aman dan tidak membosankan. Generasi software kasir terbaru ini mendukung penggunaan layar sentuh dan dapat disambungkan dengan ponsel pintar.
Product Consultant Zahir, Tsaqif Ahmad menjelaskan, program yang kali pertama dikenalkan di tanah air pada Maret lalu ini dihadirkan jauh berbeda dengan seri sebelumnya. Dari sisi tampilan, ZahirPOS 6 tidak lagi tampil dalam rupa draft-draft pembukuan yang membosankan, tetapi sudah menggunakan tampilan yang lebih cantik dengan memanfaatkan gaya kotak-kotak ala Windows 8 yang sangat populer.
“Tampilan kotak-kotak seperti Windows 8 tak sekadar mempercantik penampilan ZahirPOS 6 tetapi juga mempermudah akses data pengguna. Pada laman My Store, user bisa mengenali fitur dari warna dan logonya, yang langsung bisa diakses. Software ini juga sudah support dengan Windows 8 sehingga dapat diinstal di komputer atau laptop terbaru,” ungkap Tsaqif pada Malang Post, kemarin. Yang membuat penggunaan software ini semakin mudah digunakan adalah fitur touch screen. Tsaqif menyebutkan, pada generasi kelima, penggunaan software POS masih belum dapat diaplikasikan pada komputer atau laptop touch screen. Penggunaannya masih mengandalkan gerak mouse sehingga pekerjaan pun tak bisa dilakukan dengan cepat. Fitur touch screen yang disematkan di dalamnya ini dipercaya mampu membantu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan mudah.
Pria keturunan Arab ini melanjutkan, yang membuat ZahirPOS 6 semakin sempurna adalah kemampuannya melakukan input data penjualan hanya dari ponsel pintar. Untuk penggunaan fitur terkini ini, dapat dimanfaatkan oleh usaha yang skala transaksinya sederhana dan tidak terlalu berta, di antaranya usaha resto dan minimarket. “Transaksi penjualan tanpa memerlukan mesin kasir yang besar. Cukup memasukkan data transaksi melalui iPad, iPhone, Samsung Galaxy S2 dan smartphone lainnya, maka data penjualan pun langsung masuk ke dalam laporan,” urainya. Software yang dibanderol dengan harga Rp 2,5 juta ini juga dapat disambungkan dengan software back office yang mampu menampung data akuntansi perusahaan secara keseluruhan. Tanpa perlu melakukan pembukuan secara manual, di akhir bulan, perusahaan dapat membaca laporan akuntasi terkini dengan akurat. (nda/mar)