Gagal Beri Oleh-Oleh, Kenalkan Singo Edan sampai Qatar

MEMBANGGAKAN: Rendy bersama pelatih dan manajemen Akademi Arema beserta perwakilan Indosat Malang dalam sesi jumpa pers di Ria Djenaka Café and Resto, kemarin.

Indosat Bawa Arek Malang Ketemu Messi
APA yang dialami Ahmad Rendy Pamola barangkali masih sekadar mimpi bagi anak lain seusianya. Siapa sangka, bocah 14 tahun itu berkesempatan tatap muka langsung dengan mega bintang lapangan hijau, Lionel Messi. Bersama empat anak terpilih lainnya dari seantero tanah air, siswa kelas VII SMPN 1 Bululawang itu menjadi peserta Indonesian Kids Meet Messi in Doha-Qatar, 20 hingga 22 Mei lalu.
Tak hanya bersalaman atau foto bareng, siswa Akademi Arema itu juga mendapat pengalaman berharga dari ajang tersebut. Rendy mendapat ilmu mengolah si kulit bundar dari penggawa Barcelona yang akrab dipanggil ‘si Kutu’ itu. Kebetulan, salah satu rangkaian kegiatan bersama kapten Timnas Argentina itu adalah coaching clinic. Kaget, senang bercampur bangga campur aduk dalam batin Randy. Saking girangnya usai diberitahu bahwa dia bakal berangkat ke Qatar, bocah kelahiran 3 Juni 1999 itu mempersiapkan banyak barang untuk diberikan kepada Messi. “Saya siapkan jersey Arema dan boneka singa buat oleh-oleh,” tuturnya.  Sayang, dua cendera mata tersebut tak sampai di tangan sang idola. Tak mau kecewa, alumni SDN 2 Bakalan Bululawang itu akhirnya sengaja meninggalkan kostum dan boneka Singo Edan di negeri padang pasir tersebut.
“Karena saya ingin mengenalkan klub pujaan saya kepada dunia. Mungkin tidak langsung kepada Messi, tapi bisa dikenal di negara lain seperti Qatar,” jawabnya bersemangat. Tak cukup bertemu langsung dengan pemain terbaik sejagad, sulung dari tiga bersaudara putra pasangan Hasan Bisri dan Novita Purwandari ini berharap bisa menyusul kesuksesan pemain dari negeri Tango tersebut.  “Saya ingin mengembangkan bakat saya dengan masuk La Masia (Akademi Klub Barcelona),” seru Rendy yang kini sudah mengoleksi tanda tangan Messi di kaosnya.
Pertemuan Rendy dengan Messi tak lepas dari program dari Indosat bekerjasama dengan Ooredoo. Demi mewujudkan mimpi besar anak-anak Indonesia, operator terkemuka tersebut bergerilya mencari talenta hebat di tiap-tiap daerah.  
“Yang kami cari bukan hanya anak yang berbakat sepakbola, tapi juga berprestasi di sekolah. Proses pencariannya tidak mudah. Hingga akhirnya kami mendapatkan rekomendasi dari Akademi Arema dan Rendy memang layak mendapatkannya,” beber Head of Sales Indosat Area Malang, Erwiyati Sri Lestari. Sebagai bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR), Indosat menargetkan semakin banyak generasi muda yang dapat disupport melalui kegiatan seperti ini. “Kami melihat betapa besarnya potensi generasi muda dan keinginan besarnya untuk mewujudkan mimpi. Mereka pun semakin melek teknologi dan memanfaatkan media komunikasi seperti jejaring sosial untuk mengorek informasi sehari-hari. Lewat program ini, Indosat bekerjasama dengan Ooredoo dan Leo Messi Foundation berharap bisa menginspirasi anak-anak Indonesia agar berprestasi seperti Messi,” pungkasnya kepada Malang Post. (tommy yuda pamungkas/marga nurtantyo)