Gadgeter Mulai Inden BlackBerry Q10

MALANG – Pesona BlackBerry Q10 betul-betul membius para pecinta gadgets di Malang Raya. Terbukti, meski ponsel ini akan dipasarkan secara bebas pada akhir Juni mendatang, namun ponsel pintar dengan operating sistem BlackBerry 10 sudah banyak yang melakukan pemesanan. Sebut saja di pertokoan Tiga Putra ada enam user yang melakukan pemesanan ponsel dengan model Hybird ini.  
Banyaknya orang yang memesan ponsel besutan Research In Motion (RIM) ini memang tidak mengherankan. Terlebih, ponsel generasi kedua yang menggunakan BlackBerry 10 ini kerap digembar-gemborkan di media.
“Banyaknya pemeberitaan di media salah satu faktor Blackberry Q10 ini diminati, selain memang ponsel ini memiliki spesifikasi yang mumpuni,” kata penanggung jawab pertokoan Tiga Putra, Roby kepada Malang Post kemarin.
Roby juga menjelaskan, sebelum produk ini diluncurkan secara resmi, banyak orang yang sudah menanyakan. Bahkan, mereka tidak sayang sekalipun harus merogoh kocek hingga belasan juta untuk ponsel ini.
“Beberapa waktu lalu, harga BlacBerry Q10 ini mencapai Rp 13 juta. Dan banyak juga yang membeli. Tapi sekarang ponsel ini harganya sudah turun menjadi Rp 7.6 juta untuk yang warna putih, dan Rp 7.4 untuk yang warna hitam,’’ tambah Roby.
Senada supervisor Global Teleshop, Bobin Febriyanto mengatakan meski baru kemarin diluncurkan secara resmi, antusias warga untuk BlackBerry Q10 cukup tinggi. Bahkan, antusias tersebut mengalahkan BlackBerry Z10 saat kali pertama hadir secara resmi di Indonesia.  
“Dulu saat BlackBerry Z10 diluncurkan pertama orang hanya datang dan bertanya saja, namun sekarang mereka yang datang langsung melakukan pemesanan,’’ katanya sembari mengatakan sampai saat ini sudah ada tiga user yang melakukan pemesanan BlackBerry Q10.  
Ada dugaan, meningkatnya antusias warga ini lantaran bentuk Q10 yang sangat simpel dengan adanya keypad sesuai ciri khas BlackBerry. “Jika sebelumnya Z10, hadir dengan layar sentuh, kalau Q10 ini ada keypadnya, tapi juga dikombinasikan dengan layar sentuh,’’ katanya.
Namun begitu, sekalipun sudah ada user yang melakukan pemesanan, Bobin sendiri belum dapat menjanjikan kapan ponsel  ini datang.
Sementara Ari Kurnianto, Team Leader Erafone juga mengatakan yang sama. Menurutnya, ada beberapa user yang datang untuk menanyakan Q10 ini. Tapi begitu, Erafone belum dapat menjanjikan, lantaran untuk peluncuran pertama Q10 ini baru melayani bundling.
“Kalau yang tanya banyak, tapi kan memang barangnya belum ada, jadi belum bisa ngomong,’’ katanya.
Sementara Q10 sendiri merupakan memiliki desain dengan keypad format QWERTY yang cocok dengan selera konsumen Indonesia. Secara performa BlackBerry Q10 memiliki fitur yang sama dengan BlackBerry Z10, karena keduanya memakai sistem operasi yang sama yaitu BlackBerry 10.
Q10 diperkuat dengan prosesor dual-core 1,5GHz, RAM 2GB, memori internal 16GB yang dapat diperluas dengan tambahan kartu memori MicroSD. Kamera belakangnya dibekali sensor 8MP  dengan LED flash dan kamera depan 2MP. Ponsel ini juga dibekali baterai berkapasitas 2.100mAh dan sudah mendukung koneksi nirkabel 3G, 4G LTE, dan NFC. Selain itu, ia juga bisa terhubung dengan koneksi WiFi serta Bluetooth.
Kendati aktifitas ponsel ini banyak menggunakan keypad, namun BlackBerry tidak menyediakan trackpad atau trackball. Tombol-tombol fisik yang biasanya menghiasai ponsel BlackBerry lawas, seperti tombol telepon, menu, back, dan tombol daya, juga sudah ditiadakan di BlackBerry Q10. Navigasi bisa dilakukan dengan keypad atau menyentuh layar seluas 3,1 inci. Layar ini mendukung resolusi 720 x 720 pixel dengan ketajaman 360 pixel per inci.(vik/fia)