Smartfren Migrasi dari CDMA ke LTE

MALANG POST - Smartfren Telecom memastikan mulai awal 2014 akan segera migrasi dari jaringan seluler CDMA 3,5G ke layanan seluler 4G berbasis teknologi Long Term Evolution (LTE) begitu regulasinya memungkinkan. “Kami secara alamiah terdorong ke sana. Jaringan kami sudah 3,5G, dan tahun depan sudah bisa 4G LTE,” kata Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren di FX, Jakarta, kemarin. Menurutnya, dengan arsitektur jaringan yang dimiliki Smartfren untuk menunjang layanan data, Djoko yakin pihaknya bisa dengan mudah switching ke jaringan LTE karena kanal yang dimiliki di 1.900 MHz sangat memungkinkan untuk migrasi.
“Kami di data bisa lari duluan dibanding operator seluler GSM lain yang jaringan datanya belum seoptimal kami karena masih harus migrasi 3G. Untuk data, kami punya sembilan kanal, lima dari Smart dan empat dari Fren,” ucap dia. Dalam waktu bersamaan, Smartfren Telecom merilis tujuh jenis ponsel bundling dengan spesifikasi tinggi berbasis sistem operasi Android terbaru dan Windows Phone 8 untuk memperkaya portofolio smartphone berbasis CDMA yang tersedia di pasaran.
Smartphone tersebut, antara lain, Smartfren Andromax V, New Smartfren Andromax I, Smartfren Andromax C, Smartfren Andromax U, Smartfren Windows Phone Huawei Ascend W1, serta bundling HTC One SC, dan Alcatel One Touch D920. “Dari bundling tujuh smartphone terbaru ini kami menargetkan 1,5 juta unit bisa terjual hingga akhir tahun,” lanjutnya. Kerjasama bundling ketujuh jenis smartphone ini merupakan strategi Smartfren untuk menambah pelanggan baru dari total bundling yang ditargetkan mencapai 7 juta hingga akhir 2013. (dk/mar)