Kirim Uang Antar Operator Kini Gratis

MALANG POST - Setelah sebelumnya tiga operator terbesar Tanah Air Telkomsel, XL dan Indosat berkolaborasi meluncurkan inovasi teranyar di era digital berupa Layanan E-money Interoperability (P2P Transfer) atau Layanan Pengiriman Uang Elektronik Lintas Operator, kerjasama ini berlanjut dengan peluncuran  program promo Gratis Biaya Kirim Uang Lintas Operator. Program ini berlaku mulai tanggal 19 Juni 2013 serentak di empat kota yaitu Bandung, Surabaya, Makasar dan Medan hingga 31 Agustus 2013.
Kerjasama yang merupakan tindak lanjut dari peluncuran  layanan kirim uang oleh ketiga operator tersebut pada tanggal 15 Mei 2013, disaksikan oleh Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Bambang Brodjonegoro.
Selain sebagai bentuk dukungan kepada Bank Indonesia dalam rangka mengembangkan program less cash society, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan awareness dan jumlah user/trafik transaksi kirim uang lintas operator. Selanjutnya juga untuk mengembangkan dan memperluas jaringan layanan uang elektronik di Indonesia dengan meningkatkan percepatan layanan uang elektronik, menambah jalur distribusi, meningkatkan trafik SMS secara eksponensial, serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas ketiga operator dalam mengembangkan layanan pengiriman uang elektronik.
Dengan adanya layanan pengiriman uang elektronik lintas operator, maka seluruh pelanggan tiga operator yang berjumlah sekitar 230 juta pelanggan, dapat melakukan transaksi pengiriman uang. Contohnya pelanggan TCASH (Telkomsel) dapat melakukan transaksi transfer ke pelanggan XL Tunai (XL) maupun ke pelanggan Dompetku (Indosat), begitupun sebaliknya.
Vice President Telkomsel Jawa Bali, Agus Mulyadi mengatakan, adanya kolaborasi inovatif dari tiga operator besar ini, diharapkan akan semakin mempermudah pengguna selular di Indonesia, khususnya yang berada di wilayah Jawa dan Bali untuk memanfaatkan uang elektronik tersebut sebagai salah satu solusi digital payment di era digital lifestyle saat ini, sehingga semakin meningkatkan animo dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan uang elektronik.
“Dengan demikian, semakin terlihat bahwa penetrasi layanan selular dan kemajuan teknologi telekomunikasi, memungkinkan terciptanya layanan digital payment yang juga berperan dalam hal mendukung pertumbuhan ekonomi rakyat secara keseluruhan,” terangnya.
Adapun manfaat yang bisa dinikmati oleh pengguna selular dengan layanan pengiriman uang elektronik lintas operator ini diantaranya, pelanggan dapat dengan mudah dan leluasa melakukan transaksi keuangan melalui ponsel dan secara tidak langsung juga akan meningkatkan “customer experience” dan loyalitas pelanggan, terutama di era digital sekarang ini.
Sementara itu, Vice President XL East Region Titus Dondi mengungkapkan, perkembangan gaya hidup masyarakat saat ini mendorong munculnya kebutuhan teknologi yang bisa memberikan kemudahan dalam mendukung aktifitas kehidupan sehari-hari termasuk dalam melakukan transaksi keuangan.
“XL memiliki komitmen yang kuat untuk turut serta menfasilitasi kebutuhan masyarakat tersebut, melalui kemitraan bersama dengan para operator besar lainnya, dalam menyediakan layanan pengiriman uang lintas operator ini. Keikutsertaan XL dalam kemitraan bersama ini, juga sekaligus sebagai wujud keseriusan XL dalam mengembangkan pemanfaatan layanan digital (digital services), sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong program less cash society,” sampainya.
Suwignyo, Head of Area East Java Indosat menambahkan, layanan pengiriman uang elektronik lintas operator ini merupakan dukungan Indosat sebagai bagian dari operator telekomunikasi di tanah air dalam  mendukung pemerintah memperluas program less cash society, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia secara lebih luas.
“Diharapkan masyarakat di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya dapat memanfaatkan layanan ini serta meningkatkan fungsi perangkat selular mereka dengan lebih optimal, tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai alat pembayaran. Terlebih lagi dengan adanya program gratis biaya kirim uang antar operator, diharapkan semakin meningkatkan keinginan masyarakat untuk memanfaatkan serta menikmati kemudahan dari layanan ini,” ungkap Suwignyo. (*/nda)