Canggih tapi Tak Memikat

NYELENEH: Xperia Tablet S tampil nyeleneh dengan ukuran layar 9,4 inci.

Sony Xperia Tablet S
MALANG – Sony memang tidak hanya serius dengan produk smartphonenya. Pabrikan asal Jepang ini juga melengkapi produknya dengan menciptakan sebuah tablet. Yakni Xperia Tablet S. Namun begitu, tablet pertama yang diluncurkan Sony ini tidak banyak memikat hati masyarakat. Itu tersebut dengan lamanya produk itu laku terjual. Sebetulnya, secara spesifikasi, Xperia Tablet S memiliki teknologi jauh lebih unggul dibandingkan tablet yang dikeluarkan kompetitornya. Tapi sayang, teknologi tersebut tidak mampu menarik masyarakat untuk memiliki produk ini.
Marketing BlackBerry Corner Kristin Verose  mengatakan,  Xperia Tablet S ini kali pertama dikenalkan pada kwartal tahun 2013 lalu. Xperia Tablet S ini hadir dengan layar 9.4 inch. Ukuran tersebut memang tidak biasa, lantaran banyak tablet yang beredar memiliki ukuran luas layar 7 inch dan 10.1 inch. Sony pun menyelipkan layar LED-Backlit LCD dengan teknologi capacitive touch screen. Sebagai pelindungkanya, Sony juga menanamkan oleopholic coating, Sony Mobile BRAVIA Engine, dan IPX-4 certified proof.
“Untuk bodynya tablet ini memiliki dimensi 239.8 x 174.4 x 8.8 mm (9.44 x 6.87 x 0.35 in) dengan total berat 570 g (1.26 lb),’’ katanya, sembari mengatakan tampilan layar tablet ini lebih jernih dan tajam.
Tidak hanya layarnya yang bisa menampilkan gambar jernih, Sony juga menanamkan mesin yang handal pada produk Xperia Tablet S ini. Prosesor Quadcore dengan kecepatan 1.3 Ghz, NVIDIA Tegra dipadu dengan Cortex A9 sangat mampu menjalankan berbagai program yang ada di dalam tablet. Ditambah dengan RAM 1 GHz,kian membuat kinerja tablet ini semakin handal.  
“Kinerja tablet ini kian oke dengan dukungan platform android 4.0 Ice Cream Sandwidc. Pengguna bisa mendapatkan berbagai aplikasi yang dibutukan melalui OS tersebut,’’ tambah Kristin.
Seperti tablet pada umumnya, Sony juga menyematkan dua kamera pada Xperia Tablet S. Untuk kamera utama, Sony menyelipkan lensa dengan resolusi 8 megapixel, sedangkan untuk kamera depannya Sony menyelipkan lensa beresolusi 1 megapixel.
Namun begitu, meskipun disupport dengan  tenaga yang handal dan spesifikasi yang mumpuni, tablet ini memiliki kelemahan dalam jaringan. Itu karena Sony tidak menyelipkan port sim card pada tablet ini. Yang artinya konesitas tablet hanya bisa dilakukan dengan jaringan WiFi saja. Sedangkan untuk melakukan transfer data, Sony hanya memberikan Bluetooth serta pord USB 3.0 pada tablet ini. Di pasaran, tablet ini dibadrol dengan harga Rp 5.699.000.(vik/fia)