Discontinue tapi tetap diminati

MALANG –BlackBerry memang sudah tidak lagi memproduksi seri 9780. Namun begitu pesona ponsel yang kerap disebut dengan Onyx 2 ini belum juga memudar. Itu terbukti dengan fakta dipasar second, Onyx 2 ini tetap diminati. Harga ponsel dengan dua pilihan warna ini juga masih cukup tinggi, yaitu berkisar Rp 2.2 juta.  “Dibandingkan dengan tipe lainnya, Onyx 2 memang banyak dicari user,’’ kata marketing Rolland Cell Malang Plaza Kevin Mario Hamzah. Kepada Malang Post pria yang kerap dipanggil dengan nama Mario ini menjelaskan, ada beberapa alasan Onyx 2 ini lebih banyak dicari user. Pertama adalah secara desain. Ponsel yang dikenalkan kali pertama pada tahun 2009 ini memiliki desain yang unik.Onyx 2 ini dibekali layar TFT 480 x 360 pixels. Ukurannya pun sama, yaitu 2,4 inchi. Ponsel ini menggunakan operating sistem BlackBerry 6 OS. Ikon menu kini dikumpulkan berdasarkan kategori, yaitu All, Favorite, Media, Downloads, Frequent.

Pada ponsel ini juga tersedia port MicroUSB sebagai jalan masuk kabel data dan charger. Saat mengoneksikan smartphone ini ke PC via kabel data, muncul pilihan : USB Drive, Sync Media, Charge Only. Juga disematkan lubang Jack audio 3,5 mm untuk menancapkan headset.

“Secara fitur memang sudah sangat lengkap, itu yang membuat ponsel ini banyak diminati,’’ tambah Mario.
Sementara itu Octavia Santi promotore BlackBerry mengatakan, sudah sejak setahun lalu BlackBerry 9780 ini sudah tidak lagi diproduksi. Sebagai gantinya adalah BlackBerry 9790. BlackBerry 9790 ini juga kerap disebut sebagai Onyx 3. “Bentuknya memang hampir mirip, tapi untuk spesifikasinya jelas lebih bagus Belagio (sebutan lain BlackBerry 9790),’’ urai Octa, yang menyebutkan salah satu keunggulan Belagio adalah lebih tipis daripada Onyx 2 meskipun sepintas wajah keduanya bak pinang dibelah dua dengan pendahulunya.
Tampilan layar Onyx 3 yang tetap kecil tetapi touch screen (layar sentuh), sehingga perlu sumber daya yang lebih besar, dan Bodi yang lebih tipis, otomatis dimensi batere jadi lebih kecil, hal ini bisa jadi akan membuat kapasitas batere menjadi terbatas dan memang terbukti Onyx 3 lebih boros dibanding Onyx 2.
BlackBerry Bold 9790 menggunakan jenis baterai JM-1 yang juga digunakan pada BlackBerry Bold 9900, 9930, 9850 dan 9860. Bateri seri ini mempunyai kapasitas 1230 mAH. Untung prosesor yang digunakan bukan yang seri 1.2 GHz tapi hanya 1 GHz, sehingga konsumsi batere bisa dihemat sedikit.
BlackBerry Bold 9790 Bellagio dengan berat hanya 107 gr ini, sebenarnya merupakan BB dengan desain yang kompak di dukung full QWERTY keyboard empat baris dan optical trackpad untuk bernavigasi. Hanya saja karena bodinya yang terlalu ringan, masih terasa Onyx2 lebih nyaman dipegang dalam genggaman, tapi bisa jadi juga hal ini terjadi karena kebiasaan memagang Onyx2, sehingga Onyx3 terasa terlalu ringan.
“Alasan discontinue jelas, yaitu peralihan versi, dari sebelumnya menggunakan OS 6 ke OS BlackBerry 7, selain fitur-fitur yang ditambah,’’ tandas Octa.(vik)