Hemat Baterai dengan ClearBlack

MALANG – Tidak hanya bentuk serta spesifikasi saja yang menjadi alasan user memilih smartphone. Ketahanan baterai pun menjadi patokan untuk membeli produk. Lantaran itulah, Nokia menciptakan produk canggih, dengan bentuk yang elegan, serta memiliki  ketahanan baterai yang luar biasa.
Adalah Nokia Lumia 620. Ponsel yang hadir dengan berbagai warna ceria ini pada situs resmi Nokia dikabarkan mampu bertahan selama 14.6 jam waktu bicara dan stand by 320 jam pada jaringan 2G, dan 10 jam waktu bicara dan 330 jam stand by pada jaringan 3G.
Sementara untuk memutar musik, ponsel dengan layar 3.8 inch ini bisa bertahan hingga 61 jam, sedangkan untuk memutar video baterai ponsel ini bisa bertahan hingga 6 jam.
Promotor Nokia, Wahyu Swasono menyebutkan, Lumia 620 memang diciptakan khusus untuk pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.  “User yang memiliki mobilitas tinggi tidak akan khawatir dengan kondisi baterai, karena ponsel ini bisa bertahan hingga lebih satu hari dalam pemakaian normal. Dan dalam kondisi standby ponsel ini bisa bertahan hidup hingga 14 hari,’’ kata Wahyu kemarin.
Dijelaskan oleh Wahyu, bahwa sebetulnya Nokia hanya membenamkan jenis baterai BL-4J dengan kapasitas 1300 mAh saja pada Lumia 620 ini. Namun begitu, baterai tersebut bisa tahan lama, lantaran Nokia membenamkan berbagai teknologi canggih pada ponsel yang dikenalkan pada awal 2013 tersebut. Salah satunya adalah teknologi layar.
Nokia memilih jenis layar dengan teknologi WVGA (800 x 480) pixel, ditambah dengan fitur ClearBlack. “Fitur ClearBlack inilah yang membuat baterai Lumia 620 lebih tahan lama,’’ kata Wahyu.
Selain ClearBlack, fitur lain yang ditancapkan pada ponsel ini adalah filter polarisasi, kontrol kecerahan, sensor orientasi, garis RGB, penguat warna, Sensor Cahaya Sekitar, dan penyempurnaan keterbacaan di bawah sinar matahari.
“Memang tidak hanya tahan baterai, teknologi di dalamnya pun juga dipertimbangkan, dan itu bisa dibuktikan,’’ tambah Wahyu sembari mengatakan, meski di dalamnya terdapat berbagai teknologi canggih, namun tipe layar ponsel ini adalah layar sentuh yang capacitive.
Wahyu menjelaskan, ponsel yang menyasar segmen menengah ini dilengkapi dengan koneksifitas Bluetooth serta WiFi, untuk memudahkan pengguna menjelajah internet. Sedangkan untuk jaringannya, ponsel ini menggunakan jaringan GSM dengan frekwensi 850 MHz, 900 MHz, 1.800 MHz, 1.900 MHz. Jaringan tersebut memiliki kecepatan download data maksima l236,8 kbps EGPRS, kecepatan up load hingga 236,8 kbps EGPRS.
“Ponsel ini dibanderol dengan harga Rp 2,5 jutaan. Di bawah Nokia Lumia 720 dan di atas harga Lumia 520,’’ tandas Wahyu.(vik/fia)