Galaxy S4 Ungu dan Pink Mulai Dipasarkan

MALANG POST - Setelah menghadirkan Galaxy S4 biru, Samsung memperbanyak pilihan smartphone jagoannya tersebut dengan mulai memasarkan Galaxy S4 Purple Mirage dan Pink Twilight. Dua varian warna terbaru Galaxy S4 ini sudah hadir di Taiwan, dan diperkirakan segera menyambangi pasar Amerika Serikat dalam waktu dekat. Menyusul setelahnya, Samsung akan memperluas ketersediaannya ke lebih banyak negara. Dua ponsel ini, seperti dilansir Softpedia News, sudah bisa dibeli di Taiwan mulai awal Agustus, dengan banderol harga USD 732 untuk versi 16GB.
Gencar melakukan kampanye marketing, Samsung akan mengadakan program promosi khusus untuk kedua perangkat dengan warna centil ini. Sebelumnya, Galaxy S4 Blue Artic sudah mulai dipasarkan untuk pertama kalinya di Inggris oleh retailer Phones 4U. Selain perbedaan warna, tidak perbedaan spesifikasi dengan Galaxy S4 hitam dan putih yang sudah meluncur. Selain biru, ungu dan pink, Samsung juga sudah menyiapkan warna lainnya yakni Red Aurora dan Brown Autumn. Namun Samsung tidak menyebutkan kapan seluruh warna itu dihadirkan. Tampaknya, perusahaan asal Korea Selatan ini menjaga momentum penjualan smartphonenya dengan secara bertahap merilis varian warna Galaxy S4.
Galaxy S4 memang menjadi kebanggaan Samsung saat ini. Dua bulan berlalu sejak peluncuran, jagoan Samsung tersebut sukses mencetak penjualan 20 juta unit. Hal tersebut membuat Galaxy S4 dinobatkan sebagai 'The Fastest Selling Android Device'. Sementara, Samsung terus berimprovisasi, demi menghadirkan teknologi layar yang super canggih, perusahaan asal Korea Selatan ini dilaporkan sedang melirik sebuah perusahaan yang mengembangkan teknologi layar PIN OLED. Adalah Novaled, perusahaan asal Jerman yang dilirik Samsung ini diketahui merupakan pengembang teknologi layar PIN OLED yang diklaim memiliki daya tahan yang jauh lebih lama serta konsumsi daya lebih rendah dibanding teknologi layar saat ini.
“Kami secara internal sedang meninjau rencana untuk mengakuisisi Novaled, namun belum ada rincian lebih lanjut mengenai hal tersebut," ucap Lee Tae Hun selaku juru bicara Samsung Chemical and Metarial Holding.
Berdasarkan isu yang beredar, seperti dikutip dari Phone Arena, konon Samsung siap menggelontorkan dana sebesar USD 200 juta demi memuluskan niatnya tersebut. Novaled sendiri merupakan salah satu perusahaan yang masuk sebagai 10 perusahaan paling inovatif berdasarkan hasil studi yang dilakukan Lux Research. Selain itu, sejumlah analis memprediksi tujuan Samsung mengakusisi Novaled adalah untuk makin meningkatkan kemampuan Super Amoled miliknya lewat teknologi yang dimiliki Novaled. (dk/mar)