Operator Boyong Apple 5C dan 5S

MALANG POST - iPhone next generation yang baru saja dirilis Apple, 5C dan 5S, dipastikan bakal ikut diboyong oleh para mitra operatornya untuk hadir di Indonesia. Tapi kapan dan bagaimana prosesnya, diakui masih buram. Seperti biasa, Indonesia belum termasuk negara utama yang didahulukan Apple untuk setiap peluncuran produk terbarunya. Meski demikian, sejumlah mitranya di Indonesia mengaku siap untuk ikut memasarkan iPhone 5S dan 5C. Tiga besar operator seluler seperti Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata misalnya. Ketiganya yang masih terikat kontrak kerja sama dengan Apple, masih menanti kabar terbaru untuk ikut meluncurkan bundling iPhone generasi terbaru ini.
“Pastilah (kami ikut bundling‎). Kan masih dalam masa kerja sama (dengan Apple) tiga tahun ke depan sejak Juli tahun (2012) kemarin,” kata Arief Pradetya, Head of Device Bundling and Customization Strategy Division Telkomsel, kemarin.  ‎Demikian halnya dengan XL. Menurut penuturan Joy Wahyudi, Direktur & Chief Marketing Officer XL Axiata, pihaknya memastikan akan ikut ambil bagian dalam program bundling, meski belum mendapat kabar detail dari pihak Apple. “Kita tetap ikut karena masih operator partnernya Apple‎. Tapi kami masih belum tahu barangnya apa, masih gelap, benar-benar buta. Orang yang memegang account-nya saja masih belum tahu," ungkap Joy.
Indosat yang juga bermitra dengan Apple mengakui hal yang sama. Meski ikut memastikan akan kerjasama bundling, namun anak usaha Ooredoo ini juga belum mendapat kepastian tanggal masuknya barang untuk dihadirkan di Indonesia. Dalam presentasinya, CEO Apple Tim Cook menyebutkan sejumlah negara yang akan disambangi terlebih dulu untuk seri iPhone 5C dan 5S bulan September ini diantaranya Amerika Serikat, Inggris, Jepang, China, dan Singapura. Sementara, 100 negara lainnya menyusul dua bulan kemudian di penghujung tahun, Desember. Namun belum bisa dipastikan apakah Indonesia termasuk satu di antara 100 negara tersebut.
“‎Kayaknya Indonesia tidak termasuk 20 negara pertama," kata Adrian Prasanto, Division Head of Public Relations Indosat. Dalam peluncurannya, iPhone 5C tampil dalam lima pilihan warna yakni biru, putih, pink, kuning dan hijau dengan dua pilihan kapasitas 16 GB dan 32 GB. Ponsel ini menggunakan prosesor A6 dengan retina display 4 inci. Sementara iPhone 5S tampil lebih garang. Dari sisi prosesor misalnya, meski masih menggunakan prosesor dual core, namun chip A7 yang dibenamkan pada iPhone 5S sudah mendukung perintah 64 bit. Prosesor jenis ini jauh lebih kuat dibanding prosesor sejenis yang masih menggunakan 32 bit.
Selain kemampuan prosesor yang didongkrak, performa GPU pada iPhone 5S juga sangat memadai karena sudah mendukung grafis berbasis OpenGL ES 3.0. Hal ini pun diakui oleh Epic Games, pembuat game Infinity Blade yang tengah menyiapkan versi terbaru game tersebut. Selain performa yang kian perkasa, iPhone 5S juga memiliki fitur pemindai sidik jari yang bisa diakses melalui 'home button'. Situs Apple Store Singapura menulis, iPhone 5C bisa dipesan mulai 13 September 2013 dengan harga SGD 849 (Rp 7,5 juta) untuk versi 16 GB, sedangkan versi 32 GB dijual SGD 988 (Rp 8,7 juta). Untuk iPhone 5S baru bisa dipesan mulai 20 September 2013 dengan harga SGD 988 (Rp 8,7 juta) untuk versi 16 GB, SGD 1,148 (Rp 10,1 juta) untuk 32 GB dan SGD 1,288 (Rp 11,4 juta) untuk 64 GB. (dk/mar)