BBM di Android Masih Versi Beta

MALANG – BlackBerry memang belum secara resmi merilis aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger (BBM) untuk Android dan iOS. Namun faktanya, banyak pengguna android maupun perangkat berbasis iOS telah mengunduh aplikasi tersebut, dan menggunakannya.
Ignasius Setiawan salah satunya. Pria yang menjabat sebagai Area Manager Mobile Data Service East Java II PT XL Axiata ini mengaku sudah menggunakan aplikasi tersebut. “Versinya masih Beta, artinya aplikasi tersebut belum sempurna. Tapi untuk pengiriman pesan dan foto sudah cukup lancar alias tidak ada masalah,’’ kata pengguna Samsung Galaxy S4 ini kepada Malang Post kemarin.
Menurut pria yang akrab disapa Iwan ini, aplikasi BBM ini sendiri bisa didapatkan melalui Google Play untuk perangkat android, atau di App Store untuk pengguna iPhone. “Kita bisa langsung mengunduh aplikasi tersebut, kemudian menginstalnya ke dalam device,’’ ucapnya.
Begitu penginstalan aplikasi tersebut sukses, pada layar ponsel  akan tertulis Welcome to BBM, yang disertai dengan logo BBM di bawah tulisan. Dan di bawah logo tersebut ada dua pilihan masuk, yaitu Create a BlackBerry ID atau Sign In.
“Kemarin saya mencoba masuk dengan memasukkan BlackBerry ID lama, dan semua kontak BlackBerry lama saya langsung masuk, dan saya bisa langsung ngobrol,’’ katanya lagi.
Namun begitu, Iwan juga sempat mencoba masuk aplikasi ini dengan cara Sign In. Cara ini lebih sederhana. Begitu pilihan Sign In tersebut ditekan, pengguna langsung masuk ke halaman berikutnya. Di halaman ini, pengguna hanya perlu memasukkan nama kota, serta data tempat dan tanggal lahir. Setelah semua data itu terkirim, pengguna akan mendapatkan balasan berupa PIN BBM. Dan Pin inilah kemudian bisa digunakan untuk ber BBM ria.
“Sekali lagi ini masih versi Beta aplikasinya belum sempurna, dan masih diuji coba. Sehingga disarankan untuk tidak coba-coba,’’ kata Iwan yang mengaku ponselnya mampu mengakses aplikasi ini, karena sudah terdaftar pada pihak BlackBerry Indonesia. “Nanti tanggal 20, BlackBerry mengadakan gathering untuk pengguna android, dan besoknya dengan iPhone,’’ tandas Iwan.
Senada dikatakan oleh Danis, pengguna smartphone berbasis android ini tidak mampu menembus keamanan BlackBerry. “Begitu versi betanya ada, saya langsung download, kemudian menginstalnya ke dalam ponsel. Tapi selalu gagal saat login,’’ kata mahasiswa PTN ini. Danis sendiri mengaku sangat penasaran akan aplikasi tersebut, dan tidak sabar untuk menggunakan. “Penasaran jelas ya, pengin tahu saja,’’ tandasnya. (vik/fia)