Resmi Sambangi Android dan iOS

GRATIS: BlackBerry mengkonfirmasikan bila BlackBerry Messenger (BBM) resmi sambangi Android dan iOS

BlackBerry Messenger Gratis, BlackBerry Tiru Line
JAKARTA- Kemarin, BlackBerry mengonfirmasikan, layanan BlackBerry Messenger (BBM) di Android dan iPhone akan gratis. Jika digratiskan, lalu bagaimana BlackBerry mendulang keuntungan? Joegianto, salah satu developer yang hadir dalam peluncuran BBM di Android dan iOS, memberikan sedikit bocoran mengenai hal ini. Dikatakannya, BBM memang akan gratis, namun in apps-nya yang akan berbayar. “Jadi BBM free, BlackBerry sudah konfirm. Tapi nanti ada apps yang berjalan di atas BBM. Misalnya BBM Music, BBM Movie. Kaya Line ada sticker, BBM nanti ada juga sticker, ada yang free ada yang beli. Jadi itu how to monetize-nya,” ujarnya di Foundry 8, SCBDN, Jakarta kemarin.
Menurutnya, BlackBerry akan meniru cara Line dan layanan messaging populer sejenis lainnya. Seperti diketahui, Line mendulang keuntungan dari in apps atau aplikasi di dalam aplikasi, salah satunya game. PR Manager BlackBerry Indonesia, Yolanda Nainggolan, sejauh ini fitur di BBM masih sama dengan BBM di BlackBerry, belum ada in apps-nya. “Semua masih free dan belum ada yang berbayar. Nanti monetizenya akan ada pengumuman lagi setelah dikembangkan,” ujarnya. Sedangkan Managing Director BlackBerry Indonesia, Maspiono Handoyo merasa optimistis bisa sukses dengan merilis aplikasi BBM lintas platform tersebut. “Di instant messaging platform ini, kami ingin jadi pemimpin pasar yang tangguh. Kami optimistis bisa mengalahkan mereka (Whatsapp dan messaging lainnya),” ujar dia.
Tiga keunggulan BBM yang dijagokan BlackBerry ialah dari sisi kontrol privasi, penyampaian pesan, dan kecepatan pengiriman. Selain itu, masalah sekuriti juga menjadi konsen BlackBerry. “Dengan BBM, kita yang pegang kontrol privasi, karena PIN to PIN. Juga trust karena yakin message kita terdeliver dengan baik dengan simbol 'D', dan dibaca oleh penerimanya dengan simbol 'R'," jelasnya. Dijelaskan dia, meskipun saat ini pengguna BBM di seluruh dunia baru 60 juta, masih jauh di bawah Whatsapp yang sudah lebih 200 juta, namun BlackBerry percaya itu tinggal masalah waktu saja untuk membalap jumlah penggunanya. “Ini persaingan bebas di pasar messaging. Siapa yang komunitasnya paling banyak menang. Tapi karena kami punya tiga keunggulan, ya kami sangat optimistis platform BBM kita bisa menang,” terangnya. (dk/mar)