Lumia, Berkibar dengan Windows Phone

UNGGUL: Berbagai seri Nokia Lumia berjajar rapi di meja display.

MALANG –Pasar smartphone cukup mengenal ponsel Nokia. Pada masa kejayaannya dulu, ponsel besutan pabrikan asal Finlandia ini cukup merajai pasar. Bahkan, saking berjayanya Nokia kerap disebut sebagai ponsel sejuta umat. Seiring waktu, Nokia yang mengawali karirnya dengan ponsel symbian, kemudian beralih dengan menciptakan ponsel berbasis windows phone, bernama Lumia. Sejak dirilis pertama hingga sekarang lebih 10 seri Lumia yang beredar.
Promotor Lumia, Mey Suryaningtyas  menjelaskan, seri Lumia ini kali pertama diproduksi tahun 2011 lalu. Saat itu Nokia mengenalkan dua seri sekaligus, yaitu Lumia 800 dan Lumia 710. Kedua ponsel ini bergerak dengan operating sistem utamanya Windows 7.
Sekalipun dilaunching secara bersamaan, namun kedua ponsel ini memiliki spesifikasi yang berbeda. Spesifikasi Lumia 800 jauh lebih lengkap, dengan menghadirkan layanan peta di dalamnya.
Ini cukup wajar, lantaran ponsel dengan model layar sentuh tersebut menyasar pada segmen kelas atas. Sedangkan Lumia 710 menyasar segmen kelas menengah. Kali pertama dirilis, ponsel ini cukup laris manis. Selain penasaran, konsumen memilih seri Lumia karena banyak fitur yang ditawarkan, dan tidak dimiliki ponsel dengan operating sistem lainnya.
Kondisi tersebut membuat Nokia kian gencar menelurkan Lumia Series. Terbukti, pada kuartal pertama tahun 2012, Nokia kembali merilis seri Lumia keduanya, yaitu Lumia 900 dan Lumia 610.
Kedua seri Lumia tersebut merupakan penyempurnaan dari seri sebelumnya. Sebut saja seri Lumia 900 merupakan penyempurnaan dari seri 800. Tampilan Lumia 900 lebih besar dibandingkan generasi pertamanya.
“Layar Lumia 800 hanya 3.7 inci, sedangkan Lumia 900 sudah mengusung layar 4.3 inci,’’ kata Mey.
Namun sayang, kehadiran seri kedua ini tidak mampu mengalahkan kejayaan seri pertamannya. Menu yang tidak banyak berubah, membuat konsumen sedikit demi sedikit meninggalkan ponsel ini. Kondisi tersebut seketika direspon Nokia, dengan merilis produk terbarunya, yaitu Lumia 510.
Layar 3.7 inci, yang tertanam mampu menampilkan hingga 65 ribu warna. Nokia Lumia 510 ini juga hadir sebagai ponsel layar sentuh, yang memiliki daya tahan baterai luar biasa. Namun begitu, kehadirannya, tidak mendongkrak penjualan. Sebaliknya, pasar Nokia di Indonesia semakin terpuruk.
Hingga kemudian, Nokia merilis kembali ponsel seri terbaru.  Berbeda dengan generasi pertamanya, Lumia generasi kedua ini sudah mendukung platform windows phone 8. Ada lima seri Lumia yang dikenalkan pada generasi kedua ini. Yaitu 920, 820, 720, 620 dan 520. Kehadiran lima seri Lumia ini cukup mendapat respon dari khalayak. Dan itu terbukti, sedikit demi sedikit, pasar Lumia mulai merangkak.
Diawali dengan seri Lumia 920. Ponsel premium dari Nokia ini awal kehadirannya dibanderol dengan harga Rp 7 jutaan. Kamera 13 megapiksel yang diusung membuat ponsel ini laris manis. Ditambah dengan layarnya yang mendukung dengan perlindungan corning gorilla glass, membuat Lumia 920 banyak dibeli masyarakat.
“Performa Lumia 920 memang memukau, hadir dengan layar lebih lebar, kamera dengan lensa carl zeiss, serta aplikasi peta yang bisa diaktifkan dengan off line membuatnya menarik,’’ kata Mey.
Kesuksesan Lumia 920 ini ternyata tidak ditiru oleh Lumia 820. Namun kesuksesan itu kembali diraih Nokia dengan hadirnya Lumia 720 dan Lumia 520. Kedua ponsel ini cukup merajai pasar ponsel dalam hal penjualan. Bahkan, kedua seri ini sempat dinobatkan sebagai best seller untuk seri Nokia.
“Keduanya laris manis, karena selain telah mengusung fitur yang cukup lengkap, ponsel ini juga dijual dengan harga relatif terjangkau,’’ kata Mey, sembari mengatakan Lumia 720 dibanderol dengan harga Rp 3.3 juta, sedangkan Lumia 520 dibanderol dengan harga Rp 1.8 juta.
Mey yakin, seri Lumia kian mendapat apresiasi dari masyarakat. Itu seiring dengan munculnya tiga seri teranyarnya. Yaitu Lumia 625, Lumia 925  dan Lumia 1020. Konon informasinya, seri Lumia 1020 ini dilengkapi dengan kamera dengan sensor 40 megapiksel.
“Diinternet beritanya sudah santer, dan banyak juga yang bertanya juga,’’ tandas wanita yang memiliki wilayah tugas di Erafon Mall Olimpic Garden (MOG) ini.(vik/fia)