Alternatif Charger Anti Mainstream

MENGISI baterai ponsel dengan mencolok ke listrik mungkin termasuk hal yang lumrah ditemui. Lalu, bagaimana bila ada produk charger anti-mainstream.
Anti-mainstream di sini tentu saja tidak mengandalkan sambungan listrik sebagai pemasok utama energi. Namun dengan cara yang lain, unik malah cenderung aneh.
Beberapa produk pengisi ulang tenaga ponsel ini memang ada yang dijual bebas, namun ada juga yang gagal sebelum digunakan banyak orang. Berikut 5 cara unik untuk mengisi ulang baterai di ponsel, yang dikutip dari Know Your Mobile, Rabu (16/10).
Tenaga Tangan
Produk besutan perusahaan bernama Eton ini sangat unik.  Karena pengguna bisa mengisi ulang ponsel atau gadgetnya, sembari berolahraga membesarkan otot tangan.
Sebabnya, untuk mendapatkan listrik pengisi gadget pengguna harus memutarnya dari engkoll yang disediakan di bagian samping produk ini. Agak ribet memang, namun ini tentu saja sangat menghemat listrik dengan energi yang terbarukan. Dengan keterbatasan itu, pengguna tentu saja harus bekerja keras untuk mengekol tenaga agar ponsel atau gadget dapat terisi dengan penuh.
Tenaga Angin
Satu lagi produk yang mengisi ulang dengan energi yang terbarukan. Kali ini charger unik ini mampu menghasilkan energi dengan tenaga angin. Charger unik tenaga angin ini didesain oleh desainer ternama Tjeerd Veenhoven.
Sesuai fungsinya, di piranti ini terdapat colokan untuk gadget di atas semacam kipas yang berfungsi untuk mendapatkan tenaga listrik dari angin. Untuk bisa mengisi penuh baterai penuh, setidaknya dibutuhkan waktu hingga enam jam dengan kecepatan angin stabil.
Api Unggun
Sedang melakukan petualangan di gunung, lalu mendadak perangkat yang dibutuhkan mati kehabisan daya. Jangan panik, karena ada produk bernama BioLite CampStove. Ya, Anda bisa membuat api unggun sekaligus melakukan charging di ponsel. Karena produk ini menggunakan tenaga dari pembakaran api tersebut. Produk ini tergolong sukses. Karena banyak orang yang membelinya untuk kebutuhan di saat acara outdoor seperti camping.
Tenaga Matahari
Panel tenaga matahari mungkin biasa ditemui di rumah sebagai pengganti listrik konvensional. Nah, hal ini yang mengilihami produk tenaga matahari untuk ponsel Bolt Solio, produk ini berbasis USB-power. Bentuknya seperti buku yang bila dibuka terdapat panel yang menyerap tenaga matahari sebagai energi listrik. Nah, saat tenaga menyimpan dari sinar matahari, energi listrik dapat disalurkan melalui kabel yang tersedia dari produk tersebut.
Tenaga Buah
Ini mungkin yang paling unik. Karena pengisian ponsel ini dilakukan dengan mencolok langsung dari buah. Bisa jadi buah yang Anda tak suka bisa dimanfaatkan untuk hal lain. Bentuk dari prototype perangkat ini hanya kabel, colokan ponsel dan seng untuk ditempelkan di potongan buah.
Listrik berasal dari oksidasi seng, dengan bahan organik yang berfungsi sebagai penghalang konduktif, dan tembaga dari sirkuit. Satu buah atau sayuran akan menghasilkan sekitar setengah volt listrik. Sehingga butuh banyak buah untuk menghasilkan listrik agar ponsel terisi penuh. (dtc/fia)