Galaxy Tab 2 Masih Disuka

Samsung Galaxy Tab 2 memang sudah tidak diproduksi alias discontinued. Namun begitu, personal tablet dengan codename P3100 tersebut tidak tergantikan. Terbukti, tablet yang dirilis sejak Febuari 2012 lalu  masih banyak peminatnya. Pemilik sejumlah toko tradisional yang masih memiliki stok, mengatakan jika antusias konsumen pada perangkat dengan luas layar 7 inci ini memang sangat tinggi. Bahkan sekalipun Samsung sudah menciptakan sekaligus dan mengenalkan  beberapa varian tablet baru.
“Masih banyak peminatnya, kemarin dapat dua unit dan langsung terjual,’’ kata Head Marketing BlackBerry Corner, Kristin Rose kepada Malang Post kemarin.
Layaknya hukum pasar, harga tablet yang mendukung jaringan 3G HSDPA ini dijual sedikit lebih mahal, dibandingkan saat tablet ini masih belum discontinue. “Sebelum discontinue harganya tidak lebih dari Rp 2.7 juta, tapi sekarang di atas Rp 3 juta. Itupun pembelinya rebutan,’’ kata wanita asal Batu ini.
Kristin sendiri mengatakan, tingginya antusias konsumen terhadap Galaxy Tab 2 lantaran harganya yang terjangkau, dan spesifikasi serta fitur di dalamnya yang cukup mumpuni. Kristin menuturkan, Galaxy Tab 2 merupakan tablet generasi kedua Samsung seri Galaxy. Tablet tersebut sudah mendukung fungsi telepon dan SMS, seiring adanya port untuk SIM Card di dalamnya. Bukan itu saja, tablet ini juga terkesan mewah, lantaran dibalut casing berbahan metal dengan warna silver.
Bukan itu saja, perangkat ini juga sangat ringan, sehingga tidak membuat beban penggunanya saat membawa tablet tersebut kemana-mana. Dan paling membuat keren adalah, loading yang sangat cepat, saat pengguna ingin menghidupkan tablet.
“Kelemahan yang umum dimiliki tablet adalah lambat saat dihidupkan. Tapi Galaxy Tab 2 ini tidak, proses bootingnya sangat cepat, sehingga pengguna pun bisa langsung menggunakan,’’ tambah Kristin, Galaxy Tab 2 ini hadir dengan dimensi 193.7 x 122.4 x 10.5 mm.
Untuk kinerjanya, Samsung menyokong tablet ini dengan prosesor T1 OMAP 4430, dual core, dengan kecepatan masing-masing 1 GHz. Sekalipun prosesor tersebut masih dual core, namun konsumen tidak perlu khawatir, lantaran kinerja tablet ini dibantu dengan memory RAM 512 MB. PowerVR SGX540, yang ditanam juga mampu menampilkan  grafis yang mengesankan.
Satu-satunya kelemahan yang dimiliki adalah layar.
Pada perangkat ini Samsung memang belum menanamkan layar jenis super AMOLED. Sebaliknya, pabrikan Korea Selatan ini masih menggunakan layar jenis PLS LCD capacitive touchscreen. Sekalipun layar tersebut didukung dengan 16 juta warna, namun resolusinya sangat kecil.
“Resolusinya hanya 600 x 1024 piksel, dengan kepadatan 170 ppi pixel density. Tapi begitu tampilan layarnya tetap bagus, karena Samsung juga menanamkan beberapa teknologi lain di dalamnya,’’ tambahnya.(vik/fia)