VP XL East Region: Jadilah Bajak Laut di Perusahaan

SURABAYA - Perdagangan bebas antar negara membuat persaingan bisnis menjadi semakin ketat dan memunculkan berbagai tantangan baru dalam dunia bisnis. Persaingan yang terbuka ini tentunya menyadarkan perusahaan-perusahaan bahwa mereka memerlukan aset yang lebih kuat dan berkualitas untuk tetap unggul. Salah satu aset yang dimiliki oleh perusahaan adalah sumber daya manusia (SDM).
Melihat fakta dan kebutuhan akan sumber daya manusia yang unggul, Drs. J.Tamzil & Associates mengadakan HR Conference 2013 di Ballroom Sheraron Hotel pada tanggal 17 Oktober 2013. Mengusung tema “Mempersiapkan SDM Dalam Menghadapi Persaingan Terbuka 2015”, mereka telah mengundang lima pembicara yang telah banyak makan asam garam dalam dunia bisnis dan salah satu di antaranya adalah Titus Dondi - Vice President PT XL Axiata, Tbk (XL) East Region.
Secara khusus Titus Dondi menyampaikan mengenai bagaimana sebuah organisasi harus bertransformasi untuk dapat memenangkan persaingan global. Pengalamannya di berbagai perusahaan besar membuat beliau memahami betul cara untuk memenangkan persaingan di era globalisasi.
Beliau sendiri merupakan seseorang yang memiliki peranan penting dalam mentransformasi XL sehingga XL saat ini menjadi salah satu provider telekomunikasi terbesar di Indonesia.
Hal unik yang disampaikan Titus Dondi dalam sesinya adalah bahwa perusahaan saat ini harus memiliki SDM dengan karakter seorang bajak laut. Bajak laut di sini diartikan sebagai seseorang yang berani keluar dari zona nyaman, kreatif, dan dapat bekerja dalam situasi yang unpredictable. Namun untuk membentuk SDM dengan karakter yang kuat, langkah awal harus dimulai dari pemimpin perusahaan.
Para pemimpin perusahaan harus mengambil inisiatif dan menanamkan nilai-nilai etos kerja baru kepada para karyawan. Pemimpin perusahaan harus mulai melakukan berbagai hal dengan cara yang berbeda dan mampu mengkomunikasikan maksud dan tujuannya dengan baik kepada para karyawan.
“Suatu organisasi harus memiliki agen perubahan. Agen perubahan setidaknya harus memiliki kemampuan teknis dan analisis, pengalaman, dan visi yang jelas.” Ujar Titus Dondi.
Sesuatu yang tidak akan berubah adalah perubahan. Hal ini terus dikatakan Titus Dondi kepada para pebisnis dan profesional yang menghadiri konferensi ini. Perubahan terus terjadi dalam dunia bisnis, khususnya perubahan dalam kebutuhan pasar dan kompetitor. Kompetitor akan terus melebar dan terus mengembangkan cara-cara yang baru. “Transform now or die” tegas dia. (*/fia)