Fujifilm Serius Ciptakan Kamera Instax

MALANG– Fujifilm terus berinovasi untuk menciptakan kamera yang handal. Bukan hanya seri DSLR, Sunpro, atau pocket, namun pabrikan asal Jepang ini juga sangat serius untuk menciptakan kamera instax. Itu terbukti, sejak merilis kamera instax pertama beberapa tahun lalu, pabrikan asal Jepang ini terus melakukan pengembangan. “Sudah ada beberapa seri, yaitu seri Instax mini 7, Instax mini 7S, Instax mini 8, Instax mini 25  dan sekarang muncul paling gress yaitu  Instax Mini 90,” kata Nur Azizah, Marketing Gudang Kamera, Plasa Dieng.
Meskipun, Azizah mengaku ditempatnya belum ada stok, namun wanita berjilbab ini cukup paham tentang spesifikasi kamera yang baru dirilis pertengahan September lalu ini. “Yang jelas lebih menarik, baik secara desain, spesifikasinya ataupun fiturnya lebih lengkap,” katanya.
Dijelaskan oleh Azizah, kamera Instax seri terbaru yaitu Instax mini 90 hadir dengan desain retro-klasik. Kamera ini memililki kemampuan mencetak langsung hasil foto, berupa foto-foto kecil seukuran beberapa inchi.
“Kinerjanya hampir sama dengan seri lainnya, pengguna harus lebih dulu memasukkan kertas foto, kemudian menjepretnya. Dan tunggu beberapa saat, foto akan tercetak. Hasilnya sudah tentu tidak kalah dengan kamera foto lainnya,” kata Azizah, yang mengatakan untuk kertas foto, pengguna tidak perlu khawatir, lantaran Fuji juga menyediakan reffilnya. Namun begitu, harga kertas refilnya memang sedikit mahal, tapi untuk kepuasan, harga pun tidak terlalu masalah. “Mulai dari harga Rp 30.000 hingga Rp 100.000 per kotak, satu kotaknya berisi 10 lembar,’’ tambahnya.
Sementara secara teknis dan desain kamera ini secara signifikan lebih matang dan serius daripada seri-seri sebelumnya. Instax mini 90 sudah memiliki fitur mode makro, mode eksposur ganda, modus eksposure bulb hingga 10 detik, baterai dapat di charge ulang, tombol mode berada di belakang kamera dan kemampuan untuk melakukan fine-tuning pada eksposure flash.
Memang dengan bentuknya yang kecil dan memiliki kemampuan mencetak, tidak banyak yang diharapkan dari segi kecepatan lensa fixed 60mm yaitu memiliki aperture maksimum f/12.
Fuji juga menyatakan bahwa kamera ini memiliki shutter elektronik yang dapat diprogram untuk mengambil foto sampai dengan kecepatan shutter 1/400s. “Kalau dari situs online kabarnya kamera ini akan hadir pada akhir tahun ini, dan harganya sekitar Rp 2 jutaan. Namun itu belum pasti juga, ditunggu aja dech,’’ tandas wanita berkulit putih ini. (vik/mar)