Ponsel Tipis Fitur Lengkap

Bentuk Ascend P6 terinspirasi desain iPhone besutan Apple.

Ascend P6
MALANG - Desain menjadi salah satu faktor konsumen untuk membeli produk smartphone. Alasan inilah yang kemudian membuat Huawei menciptakan ponsel seri Ascend P6. Ya ponsel ini memang berbeda. Tampilan fisik ponsel yang dibandrol dengan harga Rp 4,49 jutaan ini dipengaruhi oleh iPhone generasi ke 4 ataupun ke 5.
Pangaruh itu terlihat pada bezel berbahan logam yang mengelilingi sisi ponsel. Bukan itu saja, Ascend P6  juga didesain unibody. Artinya baterai yang menjadi daya kinerja ponsel tertanam, dan tidak bisa dilepaskan. Sedangkan untuk slot kartu, baik micro SD maupun SIMcard diakses di sisi luar ponsel. Desain ponsel ini kian menawan, lantaran memiliki ketebalan hanya 6.2 mm. "Ponsel ini hadir dengan bobot yang ringan yaitu 120 gram, dimensin 132.7 x 65.5 x 6.2 mm. Kami mengklaim sebagai ponsel tertipis di dunia," kata Promotor Huawei Endah Budi Utami.
Selain desain yang mewah, layar huawei Ascend juga terlihat menawan. Itu karena ponsel ini hadir dengan dukungan layar jenis IPS dengan 16 juta warna. Tampilan layar betul-betul kualitas HD dengan tingkat kepadatan 312 ppi. Kepadatan warna itu hampir menyamai iPhone 5 yaitu 326 ppi. Tak pelak, secara tampilan warna ponsel ini lebih natural, dengan kontras dan ketajaman yang lebih baik.
"Spesifikasi produk ini mengalami peningkatan dibandingkan produk sebelumnya yaitu Ascend Mate. Seperti kinerjanya, ponsel ini mendukung platform Android 4.2 Jelly Bean, dan emotion UI nya menggunakan versi 1.6," tambah wanita yang memiliki wilayah tugas di Karna Jaya Cell Malang Plaza ini sembari mengatakan Emotion UI dapat dimanfaatkan pengguna saat menambahkan aplikasi, dan aplikasi tersebut akan muncul di homescreen. Lagi-lagi, teknologi tersebut mirip yang tertanam pada iPhone.
Dan yang membuat ponsel ini cukup layak dimiliki adalah, chipset prosesor  quad core yang ditanamkan adalah ciptaan Huawei sendiri yaiti Huawei K3V2. Prosesor empat inti ini berjalan sempurna dengan kecepatan 1.5 GHz dan didukung dengan memory RAM 2 GB. Ponsel ini memiliki kapasitas penyimpanan internal 8 GB yang bisa diperluas hingga 32 GB.
Sementara untuk koneksifitasnya ponsel ini mendukung jaringan Quadband GSM, Penta HSDPA, GPRS class 10. Namun sayang, sekalipun hadir sebagai ponsel flagship, Huawei tidak melengkapinya dengan jaringan LTE, NFC ataupun infra merah. Padahal, dilihat dari mesinnya, cukup mendukung untuk pemasangan jaringan tersebut.
"Koneksifitas jalur data operator sekelas HSDPA dengan kecepatan mengunduh mencapai 21 mbps, ini sangat luar biasa," tambah wanita berambut panjang ini.
Sementara kameranya, Endah menjelaskan ponsel ini dilengkapi dengan dua kamera, yaitu kamera utama menggunakan lensa 8 megapiksel, dengan auto focus dan LED flash, sedangkan kamera depan mendukung resolusi 5 megapiksel. Kamera utama ponsel juga dilengkapi dengan face and smile detection. "Ponsel hadir tidak sekedar memenuhi kebutuhan komunikasi, tapi juga menjawab banyak hal untuk aktifitas penggunanya," tandas Endah.(vik/fia)