600 Acces Point Tersebar di Malang

MALANG - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengajak semua mahasiswa untuk memanfaatkan 600 titik AP (Access Point) yang diletakkan di titik-titik strategis untuk mencari informasi dalam menunjang perkuliahan. Hal ini disampaikannya  saat memberikan kuliah akbar yang berdurasi 90 menit dihadapan lebih dari 5000 lebih mahasiswa se-Kota Malang, di gedung utama Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahin Malang.
Tifatul mengatakan beberapa informasi terkait dengan rancangan Pemerintah dibidang IT, diantaranya program Indonesia Connected  diseluruh Indonesia harus sudah terealisasi pada akhir tahun 2013.
Dimana all ready connected dengan menggunakan jaringan broadband backbone dengan speed 2-8 mbps. Indonesia Connected, tidak hanya tersambung secara komunikasi dan informasi, tapi juga tersambung secara "hati". Selain itu pemerintah juga mewujudkan program Desa Berdering, di 72 ribu desa se-Indonesia.  
“Sampai saat ini terealisasi 31.800 desa. Pemerintah juga membangun PLIK (Pusat Layanan Internet Kecamatan) di 4.784 Kecamatan se Indonesia,’’ kata Tifatul dalam sambutannya.
Program ini tentu memiliki tujuan, diantarannya adalah agar koordinasi dan komunikasi menjadi lebih cepat. Peta Pemerintahan dibidang IT lainnya, tahun 2014 akan terwujud adalah Indonesia  Informative yang aware terhadap informasi. Para pemimpin atau CEO, pejabat pemerintah lainnya dalam mengambil keputusan, harus berdasarkan informasi dan bukan lagi dari visi dan misi.
Tahun 2015, akan terealisasi Indonesia broadband. Minimal ibukota provinsi dan kota-kota besar lainnya, sudah ada jaringan broadbandnya. Karena ke depan, pemerintah menginginkan program
lastmile. Sehingga masyarakat yang membutuhkan jaringan internet, akan didapat dengan mudah. Sedangkan di tahun 2018, harus sudah terealisasi Indonesia Digital.
Menurutnya, teknologi di Indonesia akan terus berkembang menuju Indonesia yang dinamis, makmur dan tentu saja pintar. "Karena kalau suatu negara sudah digital, maka masyarakatnya pun akan semakin maju, sehingga akan terbentuk generasi-generasi baru yang lebih maju dan digital," kata Tifatul.
Kuliah akbar ini, dilanjutkan dengan me-launching Malang Digital Society ditandai dengan pemutaran video MADISO (Malang Digital Society).
Executive General Manager Daerah Telkom Timur, Iskriono menjelaskan, PT.Telkom mempunyai 3 program, yakni membangun data super seluas 100.000 M2, menggelar 75 ribu kilometer backbone dengan jaringan optic baik lewat darat maupun lewat laut serta membangun 20 juta true broadband access. Tentunya semua ini untuk menciptakan suatu platform yang memungkinkan masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang digital.(vik/fia)