Sony Xperia Z1 Dilepas Rp 8,5 Juta

PREMIUM: Sony Xperia Z1 akhirnya hadir di Malang dengan bandrol harga Rp 8,5 juta.

MALANG – Setelah cukup lama dinanti, Sony Xperia Z1 akhirnya menampakkan batang hidungnya. Sejak akhir pekan lalu, ponsel flagship terbaru besutan Sony tersebut sudah duduk di meja etalase penjualan ponsel.
“Ponsel ini dibanderol dengan harga Rp 8.5 juta,’’ kata Customer Service Erafone Dini Aminati kepada Malang Post.
Dini menjelaskan, secara fisik Xperia Z1 ini memiliki dimensi 144.4 x 73.9 x 8.5 mm. Ponsel ini memiliki bobot seberat 170 gram. Dimensinya tidak berbeda jauh dengan Xperia Z biasa. Perbedaan ada pada teknologi dimana Xperia Z1 telah dibekali Triluminos dan Reality Engine. Sehingga layar ponsel ini mampu menghasilkan resolusi 1080p.
Namun dari semua spesifikasi yang ada paling menjanjikan adalah kamera. Ya ponsel yang dikenal dengan nama Honami ini dibekali dengan lensa berkekuatan 20.7 megapiksel. Lensa yang ditanam merupakan jenis Sony G Lens dengan diagragma f/2.0. Teknologi Exmor yang tertanam pada lensa pun siap membidik seluruh obyek dengan hasil memuaskan sekalipun diambil ditempat yang minim cahaya.
“Sony BIONZ Image Processor, yang ditanam juga mampu memberikan keleluasaan kreatifitas pengguna untuk membidik obyek,’’ kata wanita berambut panjang ini.
Tidak hanya sisi kameranya yang oke, ponsel ini juga memiliki dapur pacu yang aduhai. Seperti prosesornya, Sony memilih chip Snapdragon 800, untuk prosesor quad-core 2.2 GHz. RAM berkapasitas 2 GB kian menambah apik performa ponsel.
“Untuk operating sistemnya, ponsel ini bekerja dengan platform Android 4.2.2 Jelly Bean,’’ urai Dini yang mengatakan, ponsel ini memiliki wadah penyimpanan internal hingga 16 GB, dan bisa diekspansi hingga 32 GB.
Layaknya ponsel Xperia seri Z lainnya, Sony Xperia Z1 ini dibekali dengam Sertifikasi IP55/IP58. Dengan sertifikasi tersebut, sudah tentu ponsel ini memiliki ketahanan debu dan air hingga hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit. Dan semua kinerja ponsel ini disokong dengan baterai berkekuatan 3000 mAH.
“Ini merupakan produk yang luar biasa, tidak hanya sebagai produk atau perangkat komunikasi, tapi juga sekaligus bisa dimanfaatkan sebagai perangkat foto, hasilnya sangat luar biasa,’’ tandas Dini.(vik/fia)