Opera Mini Kuasai Trafik Internet Mobile Indonesia

MALANG POST - Opera Mini masih menjadi salah satu mobile browser populer di Tanah Air. Dari Mei 2012 hingga Mei 2013, pertumbuhan browser berlogo 'O' berwarna merah ini tercatat sebesar 182 persen di semua platform smartphone di Indonesia. Basis pengguna pun terus tumbuh, naik 46 persen pada periode yang sama. Klaim ini disampaikan Fabrizio Caruso, Senior Vice President of Asia Opera.  
Di salah satu sesi perhelatan Startup Asia Jakarta 2013 yang berlangsung 21 hingga 22 November, dia membeberkan perspektifnya mengenai mobile landscape di Indonesia.  “Opera menguasai sekitar 64 persen trafik internet di Indonesia. Kami masih menjadi mobile browser nomor satu di sini, dan tiga besar untuk kawasan Asia Tenggara,” kata Fabrizio. Data Opera yang dibeberkan Fabrizio juga mengungkap perilaku browsing para pengguna Opera Mini di Android.
Mengapa Android? Karena pertumbuhan pengguna Opera Mini di platform ini naik signifikan yakni 189 persen pada Mei 2012 hingga Mei tahun ini. “Konsumsi data di Android 218 persen lebih tinggi dibandingkan tingkat konsumsi data rata-rata pengguna Opera Mini,” ujar Fabrizio.
Menariknya lagi, jika ditilik dari brand smartphone yang dipakai pengguna di Indonesia, ponsel Samsung mendominasi urutan Top 10 Android device.
Sembilan di antaranya adalah ponsel Samsung. Hanya satu perangkat Android merek lain yang masuk dalam daftar ini, yakni Smartfren Andromax di urutan keempat. Berturut-turut posisi 1-3 diisi oleh Galaxy Y, Galaxy Mini dan Galaxy Tab 2. Selanjutnya, posisi 5-10 ditempati oleh Galaxy Y Duos, Galaxy Chat, Galaxy Pocket, Galaxy W, Galaxy Ace dan Galaxy Mini 2.
Tampak dalam daftar ini memang dikuasai perangkat Android murah. Fabrizio pun punya penilaiannya sendiri soal ini. "Harga menjadi pertimbangan konsumen Indonesia membeli smartphone. Ponsel Android di Indonesia rata-rata berbanderol kurang dari USD 230," simpulnya. (dk/mar)